Tren Gigi Ompong di Afrika Selatan

by
January 31st, 2013 at 2:35 pm

Cape Town (CiriCara.com) – Umumnya, orang-orang yang sudah berusia lanjut, pasti giginya tanggal satu per satu, alias ompong, sehingga tinggallah gusi saja yang terlihat.

Jika sudah demikian, orang tersebut pasti membutuhkan gigi palsu dan akan membuatnya, supaya mereka tetap bisa mengunyah makanan dengan baik dan tidak malu ketika harus tersenyum bahkan tertawa.

Oddity Central

Oddity Central

Tapi, yang terjadi di wilayah Cape Town dan beberapa wilayah di Afrika Selatan lainnya, sangat bertolak belakang.

Dilansir dari Odditycentral.com, mencabut gigi depan dan membiarkannya ompong tanpa gigi palsu menjadi salah satu tren yang sudah ada sejak 60 tahun lamanya.

Baik tua maupun muda, sebagian besar pria di wilayah Afrika Selatan ini datang ke dokter gigi hanya untuk mencabut gigi-gigi yang masih sehat demi tren tersebut.

Tren yang diikuti oleh penduduk dari berbagai kalangan usia ini tidak pernah habis dimakan zaman. Dari generasi ke generasi tren tanpa gigi depan tetap dilestarikan dan selalu menjadi “in”.

Di tahun 2003, fenomena ini menjadi perhatian Jacqui Friedling dari Universitas Cape Town jurusan ilmu biologi manusia.

Jacqui menerangkan bahwa secara tradisional, tradisi memodifikasi gigi dan memberi berbagai hiasan pada gigi hanya dilakukan oleh suku-suku pedalaman.

Oddity Central

Oddity Central

Sedangkan di zaman modern ini, hal itu dijadikan sebagai suatu tradisi atau tata cara untuk para remaja yang memasukki masa peralihan, yang biasanya dilakukan oleh keluarga-keluarga yang kurang mampu.

Akan tetapi, seiring berkembangnya zaman, semakin banyak pula penduduk Afrika Selatan yang datang ke dokter gigi untuk mencabut giginya yang masih sehat. Hal ini diakui oleh Rob Barry dari Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Western Cape.

Rob mengatakan setiap minggu, ada beberapa pemuda yang datang kepadanya meminta supaya giginya dicabut. Selain itu, dia pun telah membuat ribuan pasang gigi palsu bagi orang-orang yang mengikuti tren ini namun membutuhkannya untuk kepentingan pekerjaan, dan alasan sosial lainnya.

Meski gigi palsu, tetap saja mereka ingin memodifikasinya lagi. Beberapa di antaranya ada yang menghiasnya dengan emas, batu berharga dan sebagainya.

Bagaimana pendapatmu mengenai tren yang terbilang aneh ini? (yk)

Oddity Central

Comment di sini