Aksi Nekat Agus Si Pocong Pemanjat Tower Listrik

by
February 1st, 2013 at 9:15 am

Jakarta (CiriCara.com) – Agustinus (30) kembali membuat heboh sejumlah warga Jakarta melalui aksi nekatnya. Pria yang akrab disapa Agus itu nekat memanjat tower listrik di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan. Agus juga mengancam akan bunuh diri.

Merdeka.com

Merdeka.com

Aksi nekat pria asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu bukan yang pertama. Sebelumnya, awal Januari lalu Agus juga sempat melakukan aksi serupa dengan memanjat Tower PLN di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

Saat melakukan aksi nekatnya di Senen, Agus lebih dulu membasahi tubuhnya dengan bensin. Dengan memegang korek api, Agus meminta agar dipertemukan dengan anggota DPR. “Dia ini meminta dipertemukan oleh anggota DPR,” tutur Wakapolsek Senen, AKP Kasmono, Kamis (3/1/2013) lalu.

Pihak polisi pun meminta agar Agus turun dari tower tersebut, namun tidak digubrisnya. Akhirnya polisi memiliki ide untuk menghadirkan anggota DPR gadungan. Dengan memakai jas dan pakaian rapi layaknya wakil rakyat, polisi pun sukses membujuk Agus untuk turun.

Seakan merasa tertipu oleh “jebakan” polisi itu, Agus pun kembali melakukan aksi nekat di tower listrik di Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2013) kemarin. Kali ini Agus menuntut agar temannya dibebaskan dari penjara.

Polisi pun akhirnya mengundang anggota DPR yang asli, Edi Ramli Sitanggang, anggota Komisi III DPR dari Partai Demokrat. Namun, usaha Edi untuk membujuk Agus sia-sia dan justru mendapat penolakan dari manusia “pocong” itu.

Edi menuturkan bahwa Agus hanya mau turun jika pengacaranya yang bernama Ester datang. Pasalnya, Agus tengah terjerat suatu kasus yang saat ini sedang dalam proses. “Kabarnya pengacara si Agustinus ini bernama Ester,” tuturnya.

Namun hingga Jumat (1/2/2013) hari ini, Agustinus ternyata masih bertahan di atas tower tersebut. Pengacara Agus yang datang juga tidak bisa berbuat banyak. “Kasus pidananya yaitu pembakaran yang dilakukannya di depan PN Jakarta Pusat,” ujar Ester yang menjelaskan bahwa kasus perdata Agus bukanlah kewenangannya.

(YG)

Comment di sini