Kurang Tidur Membuat Orang Jadi Pelupa

by
February 4th, 2013 at 11:14 am

kurang tidurCiriCara.com - Pada umumnya, pola tidur manusia akan berubah tergantung pada usianya, semakin bertambah umur maka pola tidurnya juga akan berubah. Di sisi lain, usia tua menyebabkan prefrontal cortex, salah satu bagian dari otak, cenderung mengalami penyusutan.

Berdasarkan hasil studi di Amerika Serikat, tanda dari pemrosesan yang memori yang kurang efektif adalah ketika terjadi gangguan “gelombang-lambat” pada saat orang dewasa tidur. Hasil studi yang dipublikasikan melalui Nature Neuroscience ini berisi tentang pengukuran dampak tidur pada tingkat penyimpanan memori pada 18 orang dewasa yang berusia 20 tahun ke atas serta 15 orang dewasa dengan usia 70 tahun ke atas.

Penelitian tersebut juga menganalisis aktivitas otak yang berlangsung serta struktur otak ketika tidur.

Hasil yang didapatkan menandakan timbulnya penurunan prefrontal yang terjadi pada orang tua yang ditunjukkan dengan adanya penurunan gelombang lambat yang terjadi ketika tidur serta penurunan kemampuan dalam menyimpan informasi setelah tidur.

Matthew Walker, seorang peneliti yang berasal dari Universitas California Berkeley mengatakan bahwa pada saat muda, orang biasanya mengalami tidur yang lelap di mana hal itu dapat membantu otak  mempertahankan informasi baru. Walter sendiri menambahkan bahwa semakin bertambahnya usia, maka kualitas tidur pun akan semakin menurun. Shane O’Mara, seorang profesor riset eksperemintal otak yang berasal dari Trinity College Dublin juga sependapat dengan penelitian tersebut meski dirinya tidak terlibat dapat penelitian ini.

O’Mara mengatakan bahwa hal itu akan menjadi pekerjaan yang sangat rapi ketika terjadinya penempatan perubahan yang terjadi di wilayah otak serta mengikatnya yang didasari pada fungsi kognitif ataupun memori dan memberikan neurofisiologi secara serentak. Menurut O’Mara, tidur memang adalah hal yang cukup penting untuk fungsi normal memori. Di sisi lain, ada penelitian yang menunjukkan bahwa latihan aerobaik seara rutin dapat meningkatkan kualitas tidur serta dapat membantu fungsi memori seseorang.

Salah satu contoh gangguan dari daya ingat yang dapat ditimbulkan akibat kurangnya waktu tidur adalah seseorang menjadi lebih cepat lupa. Tidak hanya itu, ada juga contoh yang lain dari gangguan daya ingat tersebut seperti berusaha untuk mengingat sesuatu seperti di mana meletakkan barang, melakukan tugas atau yang lainnya dan itu memakan waktu yang cukup lama hingga beberapa menit.

Tidak mengingat nama teman baru atau istilah tertentu juga termasuk dari gangguan daya ingat. Namun, karena terlalu banyaknya orang yang memanfaatkan ponsel, TV, komputer, email dan perangkat lainnya sebagai alat bantu pengingat suatu hal membuat mereka melupakan banyak hal karena terlalu banyaknya hal yang dilihat melalui perangkat-perangkat tersebut.

Perasaan duka dan stres juga termasuk faktor yang dapat mempengaruhi penurunan daya ingat seseorang. Melakukan beberapa hal sekaligus juga dapat mempengaruhi daya ingat seseorang. (CT)

Comment di sini