Akhirnya, Wanita Paris Diperbolehkan Pakai Celana Panjang

by
February 5th, 2013 at 4:41 pm

CiriCara.comParis yang merupakan adalah ibukota Prancis, menjadi salah satu ikon mode di seluruh dunia. Dengan banyaknya toko-toko mode di kota tersebut, maka Paris disebut sebagai Kota Mode. Hal ini juga memberi dampak pada negara Prancis yang terkenal dengan menara tertinggi di dunianya, Menara Eiffel.

SKY News

SKY News

Tapi tahukah kamu, meski Paris terkenal sebagai pusatnya mode di dunia, penduduk wanitanya lebih dari 200 tahun dilarang menggunakan celana panjang, atau bahkan bergaya ala kaum pria.

Namun, diberitakan oleh Sky.com, angin segar bagi kaum hawa di negara tersebut, khususnya wanita kota Paris mulai dihembuskan. Pasalnya, larangan yang sudah ada sekitar tahun 1800-an ini sudah tidak diberlakukan lagi oleh pemerintah Prancis.

Menurut Menteri Hak-hak Wanita Prancis, Najat Vallaud-Belkacem keputusan untuk mencabut hukum yang melarang wanita berpakaian seperti pria termasuk mengenakan celana panjang itu, dicabut karena dianggap sudah tidak sesuai dengan perkembangan kota Paris itu sendiri yang sudah semakin modern khususnya dalam dunia mode.

Keputusan pencabutan hukum tersebut juga dikarenakan adanya ketidak-setaraan antara wanita dan pria di Paris yang diakibatkan dari larangan itu.

Awalnya, peraturan ini memang dibuat dengan tujuan untuk memberi batasan pada wanita dalam bekerja, dan untuk mencegah mereka bergaya seperti pria.

Wanita di Paris boleh pakai celana panjang

Perintah ini pertama kali dibuat pada Revolusi Prancis, di mana, saat itu, wanita bergelut menuntut hak mereka untuk diperbolehkan mengenakan celana panjang.

Ketika zaman itu, wanita Paris boleh mengenakan celana panjang, asalkan mereka meminta izin terlebih dahulu kepada polisi setempat.

Namun, seiring berjalannya waktu, hukum itu pun sempat diperbaharui antara tahun 1892 dan 1909, di mana wanita diperbolehkan mengenakan celana panjang hanya jika mereka mengendarai sepeda atau menunggang kuda.

Memasuki era yang lebih modern lagi, gaya berpakaian wanita Paris pun sempat mendapat kritik dari pihak luar.

Dengan masih diberlakukannya hukum tersebut, membuat Cecile Duflot, Menteri Perumahan Prancis, nekat menggunakan celana panjang saat rapat kabinet dengan Presiden Francois Hollande. Aksinya itu menoreh banyak kritik dari berbagai pihak.

Tapi, bukan hanya Cecile yang nekat melanggar larangan tersebut, beberapa wanita Paris lainnya pun melakukan hal yang sama. Dan inilah yang disebut Najat Vallaud-Belkacem bahwa secara tidak langsung larangan itupun terhapus secara implisit.

Kini, kebebasan penuh untuk bergaya apapun telah ada di genggaman tangan wanita-wanita Paris.

(yk)

Sky News

Comment di sini