Aksi Buruh Cibitung Dicegah Pria Bertubuh Besar

by
February 6th, 2013 at 4:59 pm

Bekasi (CiriCara.com)Demo buruh yang dilakukan hari ini, Rabu, 6 Februari 2013 tidak hanya dilangsungkan di kawasan Jakarta saja namun juga di Kawasan Industri Cibitung, Bekasi.

Tetapi rencana unjuk rasa ini batal dilakukan karena massa yang berjumlah 5 ribu orang tersebut dihalang-halangi untuk melakukan aksinya.

VIVAnews

VIVAnews

Dilansir dari Liputan6.com, aksi pelarangan demo tersebut diduga berasal dari pengusaha karena pengusaha tidak menyetujui besaran Upah Minimum Regional (UMR) yang disepakati.

“Diduga pengusaha enggak suka buruh berdemo, padahal demo buruh diatur oleh konstitusi,” kata Presiden FSPMI, Said Iqbal, kepada Liputan6.com, Rabu 6 Februari 2013.

Menurut Said, dalam pencegatan tersebut sempat terjadi pelecehan terhadap buruh wanita karena saat akan bergerak menuju ke lokasi demo, para buruh wanita dipegang-pegang dan beberapa jaketnya diambil serta dibakar oleh pria bertubuh besar.

Pria bertubuh besar tersebut diduga adalah preman bayaran karena buruh pria ikut dipukuli saat mereka sedang melakukan aksinya. Karena aksi pelecehan tersebut, beberapa perwakilan buruh melaporkan aksinya ke Polres Bekasi dan Polres Cibitung.

Tuntutan yang disampaikan oleh buruh di Cibitung ini sama dengan tuntutan yang dilayangkan buruh di Bundaran Hotel Indonesia sampai ke Gedung Istana Merdeka yaitu tentang penegakan aturan besaran UMR.

Selain berorasi, tuntutan tersebut disampaikan dalam tulisan di spanduk, antara lain:

“Meminta kepada Bapak kapolri dan kapolda menindaklanjuti laporan itu, bahwa teman-teman kami mendapatkan pelecehan.”

“Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda Metro Jaya Stop Union Busting. Tangkap preman berkedok LSM.”

(RN)

Comment di sini