Aturan dalam Memberi Angpao Imlek

by
February 7th, 2013 at 3:33 pm

AngpaoCiriCara.com – Tahun baru Imlek biasanya identik dengan tradisi membagi-bagikan uang angpao. Para orangtua yang sudah mempunyai anak biasanya memberikan uang angpao pada anaknya dengan dibungkus amplop warna merah.

Menurut tradisi, pemberian uang angpao tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Ada beberapa aturan yang dipercaya harus dilakukan sebelum memberikan angpao. Tujuannya agar uang angpao itu tetap membawa keberuntungan.

Berikut aturan memberikan uang angpao sesuai tradisi:

1. Penerima angpao

Penerima angpao yang sudah pasti dapat adalah anak-anak. Selain itu, angpao juga wajib diberikan seorang anak (sudah menikah) kepada orangtuanya. Anak yang sudah menikah juga boleh menerima angpao, tetapi hanya dari orangtuanya saja. Mereka yang sudah dewasa dan mapan tetapi belum menikah, tetap berhak menerima angpao.

2. Nominal uang angpao

Jumlah uang angpao boleh berapa saja sesuai dengan kemampuan ekonomi masing-masing. Namun menurut tradisi China, uang angpao tidak boleh mengandung angka 4, misalnya Rp 4.000 atau Rp 40.000 dan seterusnya. Pasalnya, angka 4 seperti menyebutkan kata mati.

Selain itu, jumlah uang angpao juga tidak boleh ganjil. Menurut tradisi, jumlah ganjil merupakan angka sial yang harus dihindari saat memberikan angpao.

3. Kata-kata pada amplop angpao

Kata-kata yang ditulis di amplop angpao sebaiknya berhubungan dengan kebahagiaan, kemakmuran, keberuntungan, kesehatan, dan panjang umur. Diharapkan, kata-kata tersebut bisa menjadi doa yang baik di tahun baru.

4. Uang angpao

Menurut tradisi lama, uang angpao yang diterima dari orang lain tidak boleh dibelanjakan, karena dianggap sebagai pemberian Dewa Cai Shen (Dewa Uang). Sebaiknya, uang angpao tersebut disimpan di kantong celana atau di dompet.

Terlepas dari semua itu, banyak orangtua yang berpesan, “jangan melihat angpao dari jumlah isinya, tetapi lihatlah dari warna merahnya (lambang keberuntungan dan kemakmuran) serta doa yang diberikan.”

(YG)

Comment di sini