Lakukan Ritual Pemerkosaan, Pemimpin Sekte Ini Dipenjara

by
February 8th, 2013 at 11:52 am

CiriCara.comKonstantin Rudnev, pria usia 45 tahun yang adalah mantan Tentara Merah (Red Army), mengaku bahwa dirinya adalah dewa alien yang dikirim ke Bumi untuk memberi pencerahan bagi umat manusia, sekaligus mengajarkan ‘ajaran’ yang disebut “The Way of a Fool”.

Siberian Times

Siberian Times

Rudnev membentuk sebuah sekte yang didirikan jauh sebelum runtuhnya Uni Soviet. Akan tetapi, sekte yang sebagian besar pengikutnya adalah gadis-gadis remaja usia 14 tahun ke atas itu, malah membuat para pengikutnya mengabaikan keluarga, kehilangan banyak uang dan barang-barang pribadi.

Hal yang paling parahnya ialah setelah para wanita bergabung dengan sekte itu, mereka dipaksa untuk mengambil bagian dalam ritual pemerkosaan yang dilakukan oleh para pemimpin sekte termasuk Rudnev.

Ritual pemerkosaan tersebut sering dilakukan dengan kedok kelas Yoga yang diberi nama Ashram Shambala.

Siberian Times

Siberian Times

Kebenaran tentang hal ini terungkap ketika lebih dari puluhan pengikutnya memberikan video bukti bahwa di dalam kelas Yoga tersebut malah terjadi kekerasan dan pelecehan seksual.

Terungkapnya kejanggalan akan sekte yang beranggotakan 30.000 orang ini, akhirnya Rudnev pun ditangkap.

Menurut keterangan seorang jaksa penuntut yang mengharapkan pria Rusia ini dipenjara selama 15 tahun, pihak berwenang Rusia telah menghabiskan waktu selama lebih dari 1 dekade untuk membawanya ke jalur hukum.

Sebelumnya, pernah dilakukan upaya untuk memenjarakan pria ini selama 12 tahun, hanya saja korbannya menolak untuk bersaksi melawan Rudnev di pengadilan.

Akhirnya, Rudnev hanya mendekam di penjara selama 11 tahun. Dirinya dihukum karena membangun sebuah organisasi agama yang melanggar hak-hak manusia, dan membuat para pengikutnya mengambil bagian dalam okultisme, serta penyelundupan obat-obat terlarang.

Selain itu, pria yang sempat kabur dari rumah sakit jiwa pada tahun 2004 ini juga dihukum karena menyebabkan beberapa pengikutnya hilang, dan yang paling parah adalah pemerkosaan terhadap gadis-gadis di bawah umur.

(yk)

Daily Mail

Comment di sini