Kisah Cinta Abadi Paling Romantis

by
February 11th, 2013 at 2:59 pm

CiriCara.comKamis (14/2/13) mendatang adalah perayaan lain yang tidak kalah pentingnya untuk dirayakan, yaitu Hari Valentine. Kalau pada hari Minggu (10/2/13) kemarin, warga Tionghoa sibuk merayakan Imlek 2564, hanya tinggal dalam hitungan hari lagi, seluruh penduduk dunia akan sibuk merayakan hari kasih sayang.

Twitter

Twitter

Hari yang umumnya dirayakan oleh pasangan kekasih di seluruh dunia ini, selalu menjadi momen paling romantis dan paling dinanti setiap tahunnya.

Tapi, seberapa berkesankah kejutan yang kamu berikan kepada sang kekasih? Seberapa besarkah kasih sayangmu pada si dia?

Jika kamu sudah merasa sangat mencintai kekasihmu, cobalah baca kisah di bawah ini terlebih dahulu!

Ini adalah kisah seorang wanita paruh baya, Sue Johnston yang sudah ditinggal suaminya karena meninggal 2 tahun lalu. Meski demikian, cinta dan kasih sayang di antara mereka berdua tidak pernah hilang. Kisah Sue yang berusia 68 tahun asal Houston, Texas, AS dituliskan pada sebuah majalah.

Isinya:

My Sweet husband, John, and I were married for 46 years. Each Valentine’s Day, he’d send me the most beautiful flowers containing a note with five simple words: ‘My love for you grows.’ Four children, 46 bouquets and a lifetime of love were his legacy to me when he passed away two years ago.

On my first Valentine’s Day alone, 10 months after I lost him, I was shocked to receive a gorgeaus bouquet addressed to me..from John. Angry and heartbroken, I called the florist to say there had been a mistake. The florist replied, ‘No, ma’am, it’s not a mistake. Before he passed away, your husband prepaid for many years and asked us to guarantee that you’d continue getting bouquets every Valentine’s Day.’ With my heart in my throat, I hung up the phone and read the attached card. It said, ‘My love for you is eternal.’”

Artinya:

Suamiku tercinta, John, dan saya telah menikah selama 46 tahun. Setiap Hari Valentine, dia selalu mengirimkan bunga-bunga paling cantik berserta dengan tulisan, “Cintaku untukmu semakin bertambah”. 4 orang anak, 46 buket bunga, dan cinta seumur hidup adalah warisan untuk saya ketika dia meninggal 2 tahun lalu.

Di hari Valentine pertama saya tanpa dirinya, yaitu 10 bulan setelah John pergi, saya terkejut ketika menerima buket bunga yang sangat indah, yang ditujukan ke saya, dari orang yang bernama John. Marah sekaligus hancur hati saat menerima buket bunga tersebut, akhirnya saya menelepon kepada toko bunga yang mengirim, untuk mengatakan pasti ada kesalahan pengiriman. Tapi pihak toko bunga mengatakan bahwa tidak ada yang salah kirim. Ternyata, suami saya, sebelum dia meninggal dunia, dia telah membayar untuk buket bunga selama bertahun-tahun ke depan, dan memastikan bahwa saya akan selalu mendapat kiriman buket bunga cantik di setiap hari Valentine meski dia sudah tiada. Saya tidak bisa berkata apa-apa lagi, saya tutup telepon tersebut, dan membaca kartu ucapan yang bertuliskan “Cintaku kepadamu untuk selamanya”

Bagaimana? Setelah membaca kisah tersebut, apakah kamu yakin sudah menyayangi dan mencintai pasanganmu dengan setulus hati?

(yk)

Huffington Post

Comment di sini