Tak Mampu Bayar Rp. 12 Juta, Mahasiswi UI Dipindah Rumah Sakit

by
February 11th, 2013 at 10:08 am

ciricara.com-universitas_indonesiaJakarta (CiriCara.com) – Tewasnya Annisa Azward, mahasiswi Universitas Indonesia (UI) yang loncat dari angkot juga menyeret nama rumah sakit tempat Annisa dirawat.

Kejadian naas yang dialami oleh Annisa tersebut terjadi pada hari Rabu, 6 Februari 2013 pukul 14.00 WIB. Saat itu, Annisa hendak pergi dari tempat kosnya di Depok, dekat Universitas Indonesia menuju ke tempat saudaranya di Pademangan, Jakarta Utara.

Annisa naik Kereta Rel Listrik (KRL) dari Depok dan berhenti di Stasiun Jakarta Kota. Setelah itu, Annisa naik angkot trayek U-10 jurusan Kalipasir – Sunter.

Karena sang sopir angkot membawa kendaraan merah tersebut berputar-putar, Annisa pun curiga akan diculik. Ia lalu meloncat dari angkot saat kendaraan tersebut tengah melaju. Akibatnya kepala Annisa membentur trotoar dan terluka parah.

Annisa sempat dilarikan ke Rumah Sakit Atmajaya, Pluit untuk ditangani secara intensif. Asep, kerabat dari Annisa mengatakan bahwa dokter pernah menyarankan Annisa untuk dioperasi karena ada gumpalan darah yang menyumbat di otak.

“Tanggal 6 Februari kemarin dirawat di RS Atmajaya, malamnya, dokter bilang harus di operasi dan untuk pembayarannya sebesar Rp. 12 juta. Entah itu cuma DP-nya atau harga operasinya,” kata Asep seperti dikutip Merdeka.com, Minggu, 10 Februari 2013.

Asep menyayangkan bahwa pihak dokter tidak langsung mengoperasi Annisa walaupun sudah mengetahui ada gumpalan darah yang menyumbat di otak mahasiswi tersebut.

Menurut Rumah Sakit Atmajaya yang pertama kali menangani Annisa, mahasiswi itu tidak memiliki identitas yang bisa menjaminnya serta membayar sejumlah uang muka yang ditentukan.

“Ya karena identitas Annisa hilang saat kejadian itu. Kedua, keluarga Annisa terlebih dahulu membayar uang Rp 12 juta untuk melakukan tindak operasi. Saat itu memang belum ada, tapi kan ini masalah nyawa, bisa lah kami kumpulkan uang segitu tapi Annisa dioperasi dulu,” kata Asep lagi.

Sementara itu pihak Rumah Sakit Atmajaya membenarkan bahwa tempatnya pernah merawat pasien baru bernama Annisa. Ketika dikonfirmasi, pihak rumah sakit tidak bersedia mengungkapkan besarnya biaya operasi Annisa.

Karena tidak mampu membayar biaya rumah sakit, Annisa dipindah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja. Sayangnya di rumah sakit itu juga, Annisa meninggal tepat pada hari kemarin Minggu, 10 Februari 2013 pukul 03.30 WIB. (RN)

Comment di sini