Kasat Lantas: Tak Ada Tindak Pidana dalam Kasus Tewasnya Annisa

by
February 12th, 2013 at 5:04 pm

Jakarta (CiriCara.com)Tewasnya Annisa Azward, mahasiswi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIKUI) yang meloncat dari angkutan umum U10 dinyatakan murni karena kecelakaan.

ciricara.com-angkot_jakarta

Diberitakan oleh Detik.com, sampai saat ini, polisi belum menemukan unsur tindak pidana yang membuat Annisa tewas.

“Yang jelas ini Laka Lantas, dan masih perlu penyidikan lebih lanjut. Namun sampai saat ini tidak ditemukannya ada tindak pidana yang dilakukan supir angkot,” kata Kasat Laka Lantas Polres Jakarta Barat, AKBP Wong Niti, di Kantor Laka Lantas Jakarta Barat, Jl Daan Mogot, Selasa, 12 Februari 2013 seperti dikutip oleh Detik.com.

Hingga saat ini, status sopir angkot belum diketahui secara pasti karena untuk mengetahui statusnya sebagai sopir tembak atau resmi, belum ada acuan pasti.

Menurut Wong Niti, sang sopir terbukti memiliki SIM namun polisi perlu melihat secara jernih kasus tersebut.

Proses hukum terhadap sang sopir masih berjalan. Jamal, sang sopir sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan UU Lalu Lintas Angkutan Jalan Pasal 283 juncto 310 ayat 4 no 22 Tahun 2009 tentang kelalaian dalam mengemudikan kendaraan yang mengakibatkan korban jiwa.

“Ini tidak bermula dari kejahatan tapi pelanggaran atau kelalaian. Untuk tidak menimbulkan anggapan buruk, dengan dikiranya polisi tebang pilih, kami lakukan penegakan hukum. Kami tetapkan TSK kena pasal 310 ayat 4. Karena korban meninggal dunia,” lanjut Wong Niti.

Selain menjatuhi hukuman, Wong juga menghimbau agar masyarakat berhati-hati dan mengetahui informasi jalur mana saja tentang angkot yang akan dinaiki.

Kejadian naas yang dialami oleh Annisa tersebut terjadi pada hari Rabu, 6 Februari 2013 pukul 14.00 WIB. Saat itu, Annisa hendak pergi dari tempat kosnya di Depok, dekat Universitas Indonesia menuju ke tempat saudaranya di Pademangan, Jakarta Utara.

Annisa naik Kereta Rel Listrik (KRL) dari Depok dan berhenti di Stasiun Beos. Setelah itu, Annisa naik angkot trayek U-10 jurusan Kalipasir – Sunter.

Karena sang sopir angkot membawa kendaraan merah tersebut berputar-putar, Annisa pun curiga akan diculik. Ia lalu meloncat dari angkot saat kendaraan tersebut tengah melaju. Akibatnya kepala Annisa membentur trotoar dan terluka parah.

Annisa yang sempat dirawat di Rumah Sakit Atmajaya dan Rumah Sakit Koja akhirnya meninggal pada hari Minggu kemarin, 10 Februari 2013. (RN)

Comment di sini