Farhat Abbas Juga Komentari Kasus Anas Urbaningrum

by
February 14th, 2013 at 3:06 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Pengacara Farhat Abbas terkenal dengan komentar pedasnya terhadap berbagai masalah yang terjadi di Tanah Air.

Setelah sempat berkomentar tentang kinerja Jokowi dan Ahok sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Farhat Abbas juga memberi komentar terhadap kasus narkoba yang menjerat Raffi Ahmad.

Kapanlagi

Kapanlagi

Tidak hanya berhenti di situ, kini Farhat yang tampaknya sangat memperhatikan permasalahan dunia politik kembali mengomentari Anas Urbaningrum yang nasibnya kini masih dipertaruhkan di tangan KPK.

Menurut Farhat Abbas, ia sangat yakin bahwa Anas tidak akan merealisasikan ucapannya tempo dulu yang bersedia untuk digantung di Monas jika terbukti korupsi.

“Gantung diri itu kan hanya perkataan di mulut dan tidak akan bisa dijamin (pelaksanaannya),” kata Farhat di Yogyakarta, Rabu, 13 Februari 2013 kepada Tempo.co.

Farhat yang sangat menjunjung sumpah pocong ini yakin bahwa perkataan seseorang baru dapat dipegang saat ia sudah melakukan sumpah pocong.

“Kalau Anas berani sumpah pocong kalau dia tidak korupsi dan siap digantung, saya percaya itu dilakukan. Tapi saya yakin seribu persen Anas dan ketua partai lain juga tak akan berani sumpah pocong,” kata Farhat lagi.

Dengan sumpah pocong, menurut Farhat, Anas sudah tidak perlu diperiksa lagi karena sumpah pocong sudah bisa menjadi pegangan terkuat.

Pengacara yang sangat mengandalkan program sumpah pocong ini mengatakan bahwa sumpah pocong tersebut adalah sebuah komitmen berat karena merupakan komitmen langsung dengan Sang Pencipta.

Selain mengomentarai Anas Urbaningrum, Farhat juga menyarankan agar presiden yang terpilih nantinya juga berani disumpah pocong sehingga tidak akan lagi korupsi.

Saya akan melakukan sumpah pocong jika terpilih jadi presiden,” kata Farhat lagi seraya mempromosikan diri.

Walau menyarankan agar Anas mengikuti sumpah pocong namun, ia masih sedikit percaya bahwa Anas memang tidak terlibat dalam kasus korupsi proyek Hambalang.

Menurut Farhat, ia memang baru setengah-setengah berpendapat karena hingga saat inipun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga masih belum membuktikan keterlibatan Anas dalam kasus korupsi proyek Hambalang.

Terakhir, Farhat juga menyarankan agar KPK segera mengumumkan dan mengklarifikasi nama Anas Urbaningrum jika terbukti tidak terlibat dalam kasus korupsi. (RN)

Comment di sini