Bahan Pembuat Permen Cinta Masih Misterius

by
February 15th, 2013 at 11:17 am

Permen CintaSurabaya (CiriCara.com) – Permen pembangkit libido wanita atau biasa disebut permen cinta saat ini sudah beredar luas di masyarakat. Meskipun demikian, komposisi dari permen cinta itu masih belum diketahui secara pasti. Benarkah permen cinta ini berbahaya?

Menurut Drs Herra Studiawan Apt MS dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, butuh waktu yang cukup lama untuk bisa mengetahui kandungan dalam permen cinta itu. “Karena kita meneliti permen ini berangkat dari nol, artinya tidak tahu sama sekali apa isi kandungannya,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan yang ada di bungkus permen cinta, tertulis kata vigor-x, atau lebih dikenal dengan viagra (perangsang). Itulah sebabnya, permen cinta itu diklaim bisa meningkatkan gairah seksual seorang perempuan. Benarkah?

Namun berdasarkan uji laboratorium, ternyata permen cinta itu tidak mengandung viagra seperti yang tertulis di dalam kemasan. Bahkan zat turunan dari viagra juga tidak terdeteksi. Itu artinya, produsen permen cinta itu telah berbohong.

“Permen ini tidak mengandung viagra. Dalam uji lab tidak ditemukan adanya zat maupun turunan viagra di dalamnya,” jelas Herra di Laboratorium Farmakognosi dan Fitokimia Fakultas Farmasi Unair seperti dikutip dari Tribunnews.com, Jumat (15/2/2013).

Mengenai efek bisa meningkatkan gairah seksual perempuan, Herra mengaku tidak bisa memastikannya. Menurut Herra efek peningkatan gairah seksual itu kemungkinan bisa saja terjadi. “Tapi yang jelas tidak mengandung viagra,” tegasnya.

Tiga Merek Perman CintaSebelumnya, sejumlah pengguna mengaku merasakan efek yang luas biasa setelah mengkonsumsi permen cinta itu. Hanya dalam waktu 10 – 20 menit, hasrat seksual mereka langsung meningkat dan tidak terkendali.

Namun, ada juga ibu-ibu yang mengaku tidak merasakan perubahan meski sudah mengkonsumsi permen cinta tersebut. Bahkan, ada di antara mereka yang merasa mual setelah memakan permen cinta.

“Yang ada malah mual. Apa karena saya memang tidak pernah makan permen karet ya,” celetuk salah satu pengguna permen cinta, seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Hingga saat ini peredaran permen cinta masih belum bisa dihentikan. Apalagi, kebanyakan penjual melakukan transaksinya melalui situs internet. (YG)

Comment di sini