CiriCara: Ciri-ciri Batu Meteor di Bumi

by
February 19th, 2013 at 3:34 pm

CiriCara.com – Peristiwa jatuhnya meteor di wilayah pegunungan Ural, Rusia pada 15 Februari 2013 lalu memang cukup mengejutkan khalayak. Pecahan meteor yang sampai ke bumi itu membuat sejumlah bangunan di Rusia mengalami kerusakan dan ribuan orang mengalami luka parah.

NASA

NASA

Kabarnya, pecahan batu meteor yang sudah ditemukan itu bisa dijual dengan harga puluhan juta rupiah. Namun, di balik peristiwa jatuhnya meteor itu, seorang pemimpin Partai Liberal Demokratik Rusia, Vladimir Zhirinovsky mengatakan bahwa benda asing yang jatuh di Rusia itu bukanlah meteor, melainkan senjata baru Amerika Serikat yang sedang diuji coba.

Lalu, apakah benda asing yang jatuh ke bumi itu benar meteor? Untuk mengetahuinya, simak ciri-ciri batu meteor di bumi berikut ini yang dicuplik dari Kompas.com dan Okezone.com :

1. Berwarna hitam kecokelatan

Warna hitaam bisa saja dihasilkan karena batu tersebut terbakar saat bergesekan dengan atmosfer bumi. Dilansir Okezone.com, Sri Kaloka Prabotosari, Kepala Pusat Sains dan Pemanfaatan Antariksa Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) mengatakan bahwa ada bagian yang membedakan dengan warna pada batu antara cokelat dan hitam.

meteor jatuh

2. Lebih berat dibandingkan dengan batuan lain

Meteor berukuran 15 x 15 sentimeter akan lebih berat dengan batuan di bumi yang berukuran sama. Hal tersebut dikarenakan di dalam meteor mengandung besi dan silikon. Dilansir sumber yang sama, Sri Kaloka juga mengatakan bahwa meteor itu lebih berat di dalamnya karena mengandung besi. Selain itu, ada kandungan magnet juga ada di dalamnya.

3. Meninggalkan bekas bakaran

Dilansir Kompas.com, Thomas Djamaluddin dari Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) mengatakan bahwa meteorit yang jatuh ke bumi melewati atmosfer mengalami pemanasan dan pendinginan. Ciri yang paling menonjol adalah adanya bekas bagian yang terbakar.

Itulah ciri-ciri batu meteor di bumi. Kabarnya, ledakan asteroid yang jatuh di Rusia itu berpotensi terjadi di Indonesia mengingat kawasan Indonesia memang rawan menjadi tempat tumbukan asteroid. Pada kenyataannya, Maluku dan Sulawesi Selatan pernah ditumbuk asteroid. (NR)

Comment di sini