Hendak Umrah, Sekeluarga Tewas Kecuali 1 Anak

by
February 19th, 2013 at 1:26 pm

Newport (CiriCara.com) – Niat baik untuk berziarah ke Tanah Suci, Mekah, keluarga besar Hayat ini malah tewas dalam kecelakaan taksi yang ditumpanginya di Mekah pada 8 Februari lalu. Satu-satunya korban selamat ialah Mohammed Eisa Daniel yang akan genap berusia 2 tahun pada minggu ini.

Caters News Agency

Caters News Agency

Ayah dan Ibu batita yang selamat/Wales News Service

Ayah dan Ibu batita yang selamat/Wales News Service

Mohammed Eisa Daniel ialah anak dari pasangan suami-istri Mohammed Isshaq (33) dan Bilques (30) yang tewas dalam kecelakaan tersebut. Saat kecelakaan itu, Bilques sendiri juga sedang mengandung adik Daniel dengan usia kandungan 7 bulan.

Kakek dan Nenek Batita yang selamat/Wales News Agency

Kakek dan Nenek Batita yang selamat/Wales News Agency

Batita ini juga kehilangan sang kakek, Shaukat Ali hayat (56), nenek yang berusia 47 tahun, Abida; dan bibinya, yaitu adik perempuan Mohammed Isshaq, Saira Zenub (29) yang hendak menikah pada akhir pekan lalu.

Menurut laporan Dailymail.co.uk, kecelakaan yang mengakibatkan 5 orang tewas itu disebabkan taksi yang mereka tumpangi melaju dengan sangat cepat hingga menabrak jembatan beton, kemudian terguling di jalan raya, dan masuk ke selokan.

Setelah kejadian naas itu, Daniel ditemukan terkulai di dalam pelukan lengan kakeknya. Diduga sang kakek langsung melindungi cucunya saat kecelakaan tersebut terjadi, sehingga hanya Daniel-lah yang selamat dari kecelakaan maut tersebut. Berkat kakek yang melindunginya, batita ini hanya mengalami patah tangan, dan tidak sampai meninggal.

Sekarang, batita yang beruntung itu diasuh oleh pamannya, Omar Hayat dan, adik dari kakeknya, Shazda Hayat.

Perayaan peringatan kematian 5 anggota keluarga Hayat/Cater News Agency

Perayaan peringatan kematian 5 anggota keluarga Hayat/Cater News Agency

Shazda Hayat, adik dari kakek batita yang selamat/Caters News Agency

Shazda Hayat, adik dari kakek batita yang selamat/Caters News Agency

Dikutip dari sumber yang sama, pada 17 Februari lalu, lebih dari 1.000 orang datang ke upacara peringatan peristiwa naas tersebut di salah satu masjid di kampung halaman mereka, Newport, Wales.

Di antara ribuan orang yang menghadiri acara peringatan tersebut, turut hadir beberapa anggota parlemen seperti Jessica Morden, Paul Flynn, dan John Griffiths; walikota Newport, John Guy.

Rupanya keluarga Hayat ini adalah keluarga terpandang di Newport. Shaukat Ali Hayat berencana untuk mendapatkan gelar PhD di bidang neuroscience, sementara putrinya Saira Zenub, dan Mohammed Isshaq, kakaknya berprofesi sebagai apoteker. Selain itu, keluarga Hayat ini memiliki hubungan yang kuat dengan Partai Buruh di sana.

Saat ditemui setelah acara peringatan anggota keluarganya yang tewas, Shazda mengatakan bahwa Mohammed Eisa Daniel mengalami trauma yang sangat berat karena mengingat usianya yang masih terbilang sangat muda, dan tentunya batita ini akan membutuhkan banyak konseling untuk membentuk pribadi yang baik pada dirinya.

Kejadian yang menimpa keluarga Hayat ini membuktikan bahwa umur manusia tidak ada yang mengetahuinya. Manusia tidak akan tahu apa yang akan terjadi di hari esok, bahkan 5 menit ke depan saja tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi. (yk)

Daily Mail

Comment di sini