Kasus Dera, Politikus Demokrat Salahkan Program KJS Jokowi

by
February 20th, 2013 at 4:31 pm

Jakarta (CiriCara.com)Kasus meninggalnya bayi Dera karena ditolak oleh beberapa rumah sakit swasta dan negeri di Jakarta sedang menjadi perhatian berbagai kalangan termasuk politikus.

Para politikus itu ikut berkomentar soal meninggalnya bayi Dera yang baru berumur enam hari tersebut. Dan kebanyakan dari para politikus itu menghubungkan kematian bayi Dera dengan program Kartu Jakarta Sehat (KJS) yang diluncurkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi).

Kompas

Kompas

Salah satu politikus yang ikut berkomentar soal kasus ini adalah Nova Riyanti Yusuf yang merupakan Wakil Ketua Komisi IX DPR. Menurutnya, sudah seharusnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan kebijakan yang diselaraskan dan disosialisasikan di berbagai rumah sakit terlebih dahulu.

Nova juga mengumbar fakta bahwa tunggakan Pemprov DKI Jakarta ke rumah sakit juga masih banyak yang belum dibayar.

“Kebijakan diberlakukan setelah ada sosialisasi, kesiapan infrastruktur, seperti sumber daya manusia (SDM), alat kesehatan, sistem rujukan, dan lain-lain. Pak Jokowi harusnya sudah jelas dulu ini semua. Sama sekali berbeda dengan menunggu anggaran yang biasanya cair Maret. Semua birokrasi taulah cair baru Maret,” kata Nova seperti dikutip Merdeka.com, Rabu, 20 Februari 2013.

Menurut Nova, dengan adanya KJS tersebut, lonjakan pasien di berbagai rumah sakit menjadi sangat banyak. Menurutnya, banyak warga Jakarta yang mengaku miskin karena pengawasan pemerintah terhadap program tersebut sangat minim. KJS juga sering membuat pihak rumah sakit ketakutan.

Dengan alasan itulah, Nova percaya bahwa Dera meninggal sebagai korban kekacauan sistem KJS yang diberlakukan oleh Pemprov DKI Jakarta. Akibat melonjaknya pasien makan ruang National Intensive Care Unit (NICU) yang dimiliki rumah sakit berkurang.

Menurut Nova, saat ini masyarakat memang sedang terpesona dengan sosok Jokowi dan lupa memberikan masukan untuk memperbaiki pelayanan Pemprov DKI Jakarta.

Padahal, menurut Nova, Jokowi sangat butuh masukan riil dari masyarakat unuk kinerjanya yang lebih baik. (RN)

Comment di sini