Andrea Hirata Laporkan Blogger Karena Dituduh Berbohong

by
February 21st, 2013 at 9:42 am

Jakarta (CiriCara.com) – Penulis novel Laskar Pelangi, Andrea Hirata melaporkan seorang blogger, Damar Juniarto yang telah menuduhnya berbohong.

Dilansir dari Kompas.com, tuduhan bahwa Andrea telah berbohong soal penerbitan buku Laskar Pelangi versi Bahasa Inggris dirasa sangat merugikan Andrea Hirata.

Tribunnews

Tribunnews

Masalah penggugatan ini berawal dari tulisan Damar yang berudul “Pengakuan Internasional Laskar Pelangi: Antara Klaim Andrea Hirata dan Faktanya”. Tulisan ini diunggah ke Kompasiana pada Rabu, 13 Februari 2013.

Lewat tulisannya, Damar mengkritik klaim Andrea Hirata yang menyatakan bahwa hampir selama 100 tahun terakhir, tidak ada karya sastra bangsa yang mendunia. Damar menuliskan bahwa sebenarnya banyak penulis Indonesia lainnya yang karyanya telah mendunia.

“Ketika Andrea Hirata menyatakan bahwa hampir seratus tahun tidak ada pembuktian ada karya anak bangsa mendunia, dengan mudah saya kategorikan Andrea Hirata lagi-lagi sedang melakukan klaim. Karena faktanya tidak benar demikian,” tulis Damar dalam blog yang dibuatnya.

Damar memasukan nama Pramoedya Ananta Toer yang karyanya juga mendunia. Ia adalah sastrawan dari Indonesia yang pernah dinobatkan sebagai kandidat peraih Nobel Sastra. Selain Pramoedya, nama YB Mangunwijaya dan NH Dini juga sudah terkenal secara internasional.

Menurut Damar, Andrea telah melakukan sebuah kebohongan publik dengan cara menutup-nutupi fakta penerbitan buku Laskar Pelangi di Amerika Serikat.

Damar menuliskan bahwa sebelumnya, Andrea pernah mengaku bahwa bukunya telah diterbitkan oleh Farrar, Straus, and Giroux yang merupakan salah satu penerbit besar yang menerbitkan karya-karya peraih Nobel Sastra dan penghargaan Pulitzer.

Tetapi faktanya, buku yang ditulis Andrea diterbitkan oleh Sarah Crichton Books yang merupakan imprint dari FSG dan bukan FSG sendiri. Sarah Crichton Books sering menerbitkan berbagai karya sastra berupa fiksi dan non fiksi komersil.

Berdasarkan fakta ini, ada detil kecil yang tidak disampaikan kepada kita sebagai pembaca/publik oleh Andrea Hirata. Informasi mengenai imprint dipotong dan diklaim bagian FSG hanya untuk kepentingan pencitraan (marketing), seolah-olah benar ada seorang penulis dari Indonesia yang telah kontrak dengan FSG,” tulis Damar lagi.

VIVAnews

VIVAnews

Lalu bagaimana tanggapan Andrea terhadap tuduhan Damar yang dikemukakan lewat tulisan itu?

Andrea memutuskan untuk menggugat Damar secara hukum serta menunjuk Yusril Ihza Mahendra sebagai kuasa hukumnya. Lewat tulisan seorang blogger di Kompasiana, Andrea mengatakan bahwa ia berhak untuk mencari keadilan atas tudingan yang tidak benar tersebut.

Menurut novelis asal Belitung itu, Damar sang blogger telah menuduh bahwa Laskar Pelangi edisi Amerika telah diterbitkan oleh Sarah Crichton Books bukan oleh FSG. Andrea selama ini mengaku bahwa Laskar Pelangi edisi Amerika diterbitkan oleh FSG tanpa pernah menyebut nama penerbit Sarah Crichton Books.

Pernyataan Damar tersebut menurut Andrea menyiratkan bahwa seolah-olah FSG hanya menerbitkan buku sastra kelas tinggi sehingga Laskar Pelangi tak pantas masuk ke dalamnya. Pendapat tersebut juga menyritakan bahwa Laskar Pelangi terlihat hanya pantas diterbitkan oleh Sarah Crichton Books yang menerbitkan buku-buku komersial dan untuk penulis yang kurang dikenal.

Tudingan ini bukan hanya membuat saya terzalimi karena pembaca akan menuduh saya telah melakukan kebohongan publik, namun Damar Juniarto telah pula melecehkan Sarah Crichton Books dan begitu banyak penulis bermutu yang telah diterbitkan Sarah Crichton Books. Dengan pengetahuan yang kurang memadai tentang sistem penerbitan buku internasional bahkan tanpa memahami makna imprint Damar Juniarto telah menuding dengan sangat keliru. Kenyataannya adalah saya tidak punya kontrak penerbitan dengan Sarah Crichton Books. Kontrak penerbitan saya (author contract) hanya dengan FSG,” kata Andrea yang juga menyertakan surat perjanjian dengan FSG.

FSG menurut Andrea adalah penerbit Laskar Pelangi edisi Amerika dan Sarah Crichton adalah editornya. Karena telah mengedit maka Sarah Crichton Books mendapat Honor Imprint untuk dicantumkaan dengan nama FSG di beberapa publikasi Laskar Pelangi di Amerika.

Hingga berita ini ditulis, kuasa hukum Andrea Hirata masih terus mengusahakan mediasi antara Andrea dan Damar. (RN)

Comment di sini