Anggota DPR RI Dapat Uang Pensiun Seumur Hidup!

by
February 21st, 2013 at 4:39 pm

ciricara.com-anggota_dprJakarta (CiriCara.com) – Menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI tampaknya memang sangat menjanjikan. Selain mendapat limpahan fasilitas, para anggota masih akan  menerima uang pensiun seumur hidup setelah masa jabatan berakhir!

Uang pensiun seumur hidup bukanlah sesuatu yang baru karena peraturan tentang hal itu sudah lama diberlakukan.

“Uang pensiun ada untuk anggota DPR selama dia hidup. Peraturannya sudah lama begitu,” kata Plt Sekjen DPR, Winantuningtyastiti Swasanani kepada Detik.com, Kamis 21 Februari 2013 seperti dikutip oleh Detik.com.

Menurut Sekjen DPR tersebut, pemberian pensiun untuk anggota DPR sudah berlaku sesuai dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1980 tentang Hak Keuangan/Administratif Pimpinan dan Anggota Lembaga Tertinggi/Ttinggi Negara Serta Bekas Pimpinan Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara dan Bekas Anggota Lembaga Tinggi Negara.

Pemberian uang pensiun bagi anggota DPR yang mundur sebelum masa jabatannya habis juga diatur dalam UU MPR DPR, DPD, dan DPRD (MD3).

Berapa besarnya uang pensiun yang diterima oleh anggota DPR? Uang pensiun rata-rata berkisar antara 6 % sampai dengan 75 % dari gaji pokok yang diterimanya selama aktif menjadi anggota DPR. Dan nantinya, jumlah uang pensiun akan didasarkan pada lamanya masa jabatan seorang anggota DPR.

Sedangkan gaji pokok anggota DPR RI masih bervariasi dengan nilai minimal Rp. 4,2 juta. Jika seorang anggota DPR mendapat dua kali masa jabatan, maka gajinya tentu akan lebih besar.

Ditulis oleh Detik.com, selain gaji pokok Rp 4,2 juta, anggota DPR juga mendapat tunjangan istri Rp 420 ribu (10% dari gaji pokok), tunjangan anak (2 anak dan tiap anak dapat 2% dari gaji pokok) Rp 168 ribu, uang sidang/paket Rp 2 juta, tunjangan jabatan Rp 9,7 juta, tunjangan beras (untuk 4 orang, masing-masing dapat 10 kg) Rp 198 ribu, dan tunjangan PPH Pasal 21 Rp 1,729 juta.

Pensiun tidak hanya berlaku bagi anggota DPR yang menyelesaikan tugasnya pada masa jabatannya namun juga untuk anggota DPR yang diganti di pertengahan jalan.

Namun pemberhentian ini tergantung pada Keputusan Presiden (Keppres), apakah diberhentikan dengan hormat atau tidak hormat. Jika seorang anggota DPR diberhentikan dengan tidak hormat atau dipecat makan anggota tersebut tidak layak mendapat jatah uang pensiun. (RN)

Comment di sini