CiriCara: Cara Tepat Merawat Burung Hantu

by
February 21st, 2013 at 3:52 pm

burung hantuCiriCara.com – Burung hantu merupakan binatang nokturnal yang terkenal dengan sosoknya yang misterius dan terkadang menyeramkan. Pada umumnya, burung hantu ini berbulu burik kecokelatan atau abu-abu dengan bercak-bercak hitam dan putih.

Di luar negeri, hewan ini dianggap sebagai simbol kebijaksanaan. Sementara di Indonesia, burung hantu ini dianggap sebagai pembawa petanda maut. Walaupun begitu, burung yang dikenal matanya yang besar dan menghadap ke kanan ini cukup banyak dipelihara orang.

Bagi Anda yang memiliki hewan peliharaan burung hantu, rawatlah dengan benar dan jangan sampai membuat si burung merasa stres. Berikut cara tepat merawat burung hantu:

1. Memberi makan secukupnya

Jika burung hantu yang Anda miliki berjenis celepuk, maka perawatannya akan lebih mudah. Anda bisa memberikan 10 ekor jangkrik dewasa di pagi hari dan malam hari. Jika jangkrik yang Anda dapat masih kecil, maka maka bisa memberikannya 15 ekor. Selain jangkrik, burung hantu juga bisa diberi makan ikan kecil atau anak ikan mas dan burung pipit. Jangan pernah memberikannya daging ayam atau lele.

2. Jangan menyimpannya dalam udara panas

Salah satu hewan yang cukup menyeramkan ini tidak menyukai tempat yang panas. Jika Anda menyimpannya di tempat panas atau mengeluarkannya pada siang hari, maka akan cukup berbahaya. Untuk itu, masukkan si burung ke dalam rumah saat jam 11.00 – 16.00.

memelihara burung hantu

3. Jangan menyimpannya di tempat dingin

Selain panas, burung hantu juga tidak menyukai tempat yang bersuhu dingin. Untuk itu, saat maghrib Anda perlu membawanya masuk ke dalam rumah. Jangan menaruhnya di luar jika suhu udara dingin karena si burung hantu bisa mati.

4. Selalu menyapanya

Ajaklah selalu burung hantu Anda berbicara agar tak merasa kesepian. Jika merasa kesepian, maka si burung hantu bisa stres sehingga tidak mau makan. Untuk itu, sering-seringlah mengajak ngobrol si burung atau sekadar tegur sapa kepadanya.

5. Menyimpannya di tempat gelap

Pada malam hari, si burung hantu harus disimpan dalam tempat yang gelap. Ketahuilah bahwa burung hantu pada umumnya tidak menyukai cahaya terang di malam hari. Untuk itu, Anda perlu mematikan lampu di mana burung hantu itu diletakkan.

6. Bersikap tenang di hadapannya

Jangan sekali-kali Anda menunjukkan sikap panik atau kaget di hadapannya karena bisa membuatnya jadi ikutan panik. Misalnya saat jari Anda digigit olehnya, jangan panik. Biarkan saja karena si burung akan melepaskannya sendiri. Jika burung hantu panik, maka bisa membuatnya stres sehingga tidak mau makan.

7. Mengenalnya lebih dekat

Luangkanlah waktu Anda untuk bisa berkenalan lebih dekat dengan si burung hantu. Tujuannya adalah agar si burung hantu ingat pada Anda dan dekat secara batin dan emosional. Jika sudah merasa nyaman, maka si burung hantu tidak akan takut lagi pada Anda dan tidak menggigit lagi. Agar lebih dekat dengannya, Anda bisa mengelus-elus bagian atas kepala si burung hantu.

Itulah cara tepat merawat burung hantu. Bagaimana, Anda mau memeliharanya di rumah dan merawatnya dengan baik?(NR)