Sutan Bhatoegana: Anggota DPR RI Pantas Dapat Uang Pensiun

by
February 21st, 2013 at 5:01 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Isu panas uang pensiun yang diterima setiap anggota DPR RI seumur hidup tentu mengundang berbagai polemik.

Walaupun peraturan tentang uang pensiun ini telah lama diberlakukan, namun di tengah berbagai masalah yang mendera bangsa Indonesia, pemberian jatah pensiun seumur hidup bukanlah hal yang layak didapat oleh anggota Dewan.

Namun menurut pendapat Sutan Bhatoegana selaku politikus Partai Demokrat, ia menolak jiga uang pensiun dihapus. Menurut Sutan, anggota DPR pantas mendapat tunjangan pensiun.

Jurnal Patroli

Jurnal Patroli

“Saya kira soal pantas nggak pantas soalnya sudah dibakukan sejak dulu, ini kan pejabat negara, saya kira pantas, yang buat undang-undang,” kata Sutan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis 21 Februari 2013 kepada Okezone.com.

Sutan mengatakan bahwa pejabat eksekutif dan legislatif membuat Indonesia makmur. Uang pensiun juga tidak berarti bahwa anggota DPR malas bekerja.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini juga menegaskan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) banyak yang membolos kerja namun tetap mendapat uang pensiun.

Uang pensiun yang diterima anggota DPR RI rata-rata berkisar antara 6 % sampai dengan 75 % dari gaji pokok yang diterimanya selama aktif menjadi anggota DPR. Dan nantinya, jumlah uang pensiun akan didasarkan pada lamanya masa jabatan seorang anggota DPR.

Sedangkan gaji pokok anggota DPR RI masih bervariasi dengan nilai minimal Rp. 4,2 juta. Jika seorang anggota DPR mendapat dua kali masa jabatan, maka gajinya tentu akan lebih besar.

Ditulis oleh Detik.com, selain gaji pokok Rp 4,2 juta, anggota DPR juga mendapat tunjangan istri Rp 420 ribu (10% dari gaji pokok), tunjangan anak (2 anak dan tiap anak dapat 2% dari gaji pokok) Rp 168 ribu, uang sidang/paket Rp 2 juta, tunjangan jabatan Rp 9,7 juta, tunjangan beras (untuk 4 orang, masing-masing dapat 10 kg) Rp 198 ribu, dan tunjangan PPH Pasal 21 Rp 1,729 juta.

Pensiun tidak hanya berlaku bagi anggota DPR yang menyelesaikan tugasnya pada masa jabatannya namun juga untuk anggota DPR yang diganti di pertengahan jalan. (RN)

Comment di sini