Hotma Sitompul Tuding BNN Langgar Undang-undang

by
February 22nd, 2013 at 2:19 pm

Jakarta (CiriCara.com)Badan Narkotika Nasional (BNN) yang menangani kasus Raffi Ahmad dikecam oleh kuasa hukum Raffi, Hotma Sitompul.

Alasan penahanan dan perehabilitasian Raffi Ahmad ke Lido, Jawa Barat terbilang janggal. Ada beberapa kejanggalan yang pernah diutarakan oleh pengacara senior tersebut. Salah satunya adalah penetapan status Raffi Ahmad sebagai pengguna narkoba yang terkesan mengada-ada.

Republika

Republika

Namun walau begitu, BNN tetap merehabilitasi Raffi Ahmad ke Lido, Jawa Barat dengan merujuk pada PP No. 25 tahun 2011. Saran ini juga mendapat assessment dari Tim BNN dan Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO).

Meski sudah menggunakan PP, namun menurut Hotma Sitompul peraturan tersebut tidak cocok ditetapkan pada kliennya. Karenanya, Hotma mengganggap BNN telah melanggar undang-undang.

“Adakah yang menyatakan Raffi pecandu? Gak ada kan. Wewenang sih boleh, asal jangan melanggar undang-undang. Semuanya dibatasi, termasuk penyidik BNN,” ujar Hotma Sitompul di Gedung BNN di Cawang, Jakarta Timur, Kamis 21 Februari 2013 malam seperti dikutip Kapanlagi.com.

Untuk membuktikan pernyataannya, Hotma menantang BNN untuk berhadapan langsung dan membuka undang-undang terkait pasal tersebut.

Sedangkan pasal yang digugat oleh Hotma Sitompul, PP No 25 Tahun 2011, berkata tentang Pelaksanaan Wajib Lapor Pecandu Narkotika yang menyatakan bahwa penyidik, penuntut umum, dan hakim dapat menempatkan pengguna ke rehab setelah mendapat rekomendasi dari dokter.

Raffi Ahmad ditetapkan menjadi tersangka pengguna narkoba pada 1 Februari 2013. Sebelumnya, pada hari Minggu, 27 Januari 2013, Raffi Ahmad digerebek oleh BNN di rumahnya beserta enambelas orang lainnya.

Setelah menjalani beberapa kali pemeriksaan di BNN dan RSKO Cibubur, Raffi Ahmad direhabilitasi di Lido, Bogor, Jawa Barat. Menurut kabar, di Lido, Raffi Ahmad tidak direhabilitasi seperti pecandu narkoba lainnya. (RN)

Comment di sini