Empat Bulan Tanpa Libur, Jokowi Jatuh Sakit

by
February 25th, 2013 at 11:24 am

Jakarta (CiriCara.com)Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau Jokowi jatuh sakit kemarin, Minggu, 24 Februari 2013. Jokowi tampaknya memang harus beristirahat setelah bekerja keras sebagai Gubernur DKI Jakarta tanpa libur selama beberapa waktu.

Jokowi yang seharusnya menjadi juru bicara untuk pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Effendi Simbolon dan Djumiran Abdi akhinya terpaksa membatalkan rencana semula karena ia harus beristirahat di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta, Taman Suropati 7, Jakarta Pusat.

Tempo

Tempo

Dilansir dari Kompas.com, Jokowi memang sudah merasakan gejala demam sejak Kamis, 21 Februari 2013 lalu.

“Saya merasakan sudah dari hari Kamis enggak enaknya. Empat bulan enggak pernah ada hari Minggu-nya,” kata Jokowi kepada sumber yang sama.

Karena merasa tidak enak badan, ia lalu memanggil dokter pribadi Gubernur DKI Jakarta untuk diperiksa. Oleh sang dokter pribadi, Jokowi disarankan untuk beristirahat antara dua hingga tiga hari.

Menurut sang dokter, kondisi cuaca yang tidak menentu serta pola makan Jokowi yang tidak teratur menjadi penyebab tumbangnya sang Gubernur DKI itu.

“Kemarin kehujanan, kena air hujan, telat makan. Semuanya menumpuk semua di sini, hehehe,” kata Jokowi lagi.

Jokowi menegaskan bahwa ia hanya kecapekan sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Ia juga hanya mendapatkan vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan staminanya.

Hari ini, Senin, 25 Februari 2013 pun, Jokowi belum tentu akan berdinas. Ia masih akan melihat kondisi badannya terlebih dulu. Tetapi menurutnya, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI 2013 yang masih ditahan di DPRD DKI Jakarta akan segera diserahkan ke eksekutif hari ini.

Jokowi ‘tumbang’ karena pada hari Kamis 21, Februari 2013 lalu, ia melakukan blusukan ke Pondok Labu, Jakarta Selatan. Di tempat itu, Jokowi meninjau waduk di Kampung Bangau karena waduk itu tidak beroperasi secara optimal dan menyebabkan banjir ke lingkungan sekitar.

Di hari yang sama, Jokowi juga berkunjung ke kantor PP Muhammadiyah untuk menyosialisasikan program normalisasi sungai ke masyarakat Jakarta dan meminta bantuan sosialisasi penataan Pedagang Kaki Lima (PKL).

Sementara pada hari Jumat, 22 Februari 2013, Jokowi sudah beraktivitas di SMA 24 Senayan dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia. Di hari yang sama pada sore harinya, Jokowi juga melakukan bakti sosial bagi warga Pengadegan, Jakarta Selatan. Saat itu, Pengadegan dalam kondisi hujan deras dan membuat kondisi Jokowi menurun drastis. (RN)

Comment di sini