Satpol PP Akan Tertibkan Orang Pacaran di Monas dan BKT

by
February 26th, 2013 at 3:48 pm

ciricara.com-pacaran di bktJakarta (CiriCara.com) – Area publik di Jakarta seperti Monumen Nasional (Monas) dan Kanal Banjir Timur (KBT) sering dijadikan tempat berpacaran dan tindak kriminal.

Oleh karena itu, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau Jokowi menghimbau Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Sylviana Murni untuk menertibakan tempat-tempat umum tersebut selama 24 jam.

“Oh iya, memang yang seperti itu harus ditertibkan sesuai dengan arahan Pak Gubernur. Saya juga bilang Satpol PP itu kan harus persuasif, harus bekerja, dan juga mengerti tuntutan kebutuhan masyarakat yang sesuai dengan situasi kondisi seperti apa,” kata Sylviana di Balai Kota Jakarta, Selasa 26 Februari 2013.

Menurut pengganti sementara Kepala Satpol PP DKI Jakarta tersebut, ia sudah banyak mendapat laporan dari masyarakat tentang fasilitas dan tempat-tempat umum yang sering disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Akibatnya, di tempat itu sering terjadi praktik mesum, tindak kriminal, dan dimanfaatkan oleh para Pedagang Kaki Lima (PKL).

Menurut Sylviana, tugas dan juga fungsi dari Satpol PP adalah untuk mengamankan, menertibkan, mengawal, dan menegakkan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Gubernur (Pergub).

Bila Satpol PP sangat dibutuhkan di tempat publik itu, Sylviana akan menempatkan personel berdasarkan shift.

“Kita atur per shift-nya. Pasti satu lokasi di KBT itu kan terdiri dari beberapa kecamatan dan beberapa kelurahan. Nah, itu kan kita bisa saling sharing,” kata Sylviana.

Nantinya, apabila terjadi hal-hal yang tidak sesuai di pinggir KBT, maka Satpol PP bertugas untuk menertibkannya dengan cara ditegur.  Tindakan di luar batas yang dimaksud oleh Sylviana seperti bermabuk-mabukan, berpacaran melewati batas, dan sejenisnya.

Sylviana juga menegaskan bahwa ia dan teman-temannya sudah melakukan sosialisasi di tingkat kelurahan mulai dari pagi hingga siang hari. Dalam sosialisasi tersebut, Sylviana menjelaskan persepsi Gubernur DKI Jakarta kepada masyarakat.

Penertiban kawasan ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan terhadap pengunjung. PKL yang berjualan di aera di dalam Monas akan dibenahi oleh personel Satpol PP dan diperbolehkan berjualan di area parkir IRTI yang memang sudah disediakan untuk pedagang.

Sylviana mengatakan bahwa sudah seharusnya kawasan Monas dijadikan ruang etalase Ibu Kota Jakarta sehingga pihaknya wajib menjaga kawasan tersebut agar tetap bersih dan terawat. (RN)

Comment di sini