Penipuan Emas Isi Kawat Terjadi di Bogor

by
February 28th, 2013 at 11:03 am

Toko EmasBogor (CiriCara.com) – Petugas Polres Bogor Kota berhasil mengamankan dua tersangka penipuan emas isi kawat. Dua tersangka, Yusuf (30) dan Endah (30) ditangkap saat menggadaikan emas oplosan itu di sebuah kantor Pegadaian di Bogor, Jawa Barat.

Penipuan yang dilakukan dua warga Makassar NTB itu terbongkar setelah pihak Pegadaian di Jalan Pengadilan, Bogor Tengah, mulai curiga dengan berat emas yang akan digadaikan. Petugas Pegadaian pun coba memotong gelang emas tersebut.

“Ternyata di tengah lubang gelang, pelaku memasukan sejumlah kawat panjang ke dalam lubang,” kata petugas gadai yang tidak disebutkan namanya, seperti dikutip dari poskotanews.com, Kamis (28/2/2013).

Menurut petugas gadai, emas yang semula dua gram bisa bertambah dua kali lipat jika dimasukan kawat. Hal ini tentu akan merugikan pembeli ataupun pihak Pegadaian. “Karena membayar lebih, sementara berat tersebut, tidak murni emas,” ujarnya.

Sementara itu, pelaku yang sudah ditangkap mengaku hanya menjadi kurir emas oplosan tersebut. Endah mengatakan bahwa dirinya hanya disuruh untuk menjual atau menggadaikan emas oplosan yang diterimanya dari orang lain.

Janda satu anak itu mengaku sudah meraup Rp 180 juta dari aksi tersebut. Uang tersebut digunakannya untuk memenuhi kebutuhan hidup anaknya dan pergi ke salon. “Kalau terlihat cantik, orang yang membeli emas nggak curiga,” ujar Endah.

Gelang emas lapis kawat.

Gelang emas isi kawat.

Sedangkan Yusuf diketahui merupakan seorang penjual emas. Yusuf menjual emas oplosan itu karena tergiur dengan keuntungan yang besar. Hanya bermodal kawat, emas yang dijualnya menjadi lebih mahal.

Kapolresta Bogor Kota, AKBP Bahtiar Ujang Purnama menuturkan bahwa penipuan emas oplosan itu merupakan modus baru di Kota Bogor. “Semua gelang emas yang digadaikan itu memang asli. Tapi oleh pelaku, lubang di tengah gelang ditambah kawat besi,” jelasnya.

Menurut Bahtiar, ada pelaku lain yang menjadi pemasok emas oplosan tersebut kepada Endah dan Yusuf. Pasalnya, Endah dan Yusuf mengaku hanya disuruh. “Saya yakin ada orang lain di luar dua tersangka ini yang terlibat,” tegasnya.

Kepada warga yang akan membeli emas disarankan untuk lebih berhati-hati. Sebaiknya beli emas di toko yang bisa dipercaya dan sudah terjamin keaslian emasnya. (YG)

Comment di sini