Video: Gadis Ini Terkena Sindrom Putri Tidur

by
February 28th, 2013 at 10:57 am

CiriCara.com – Rata-rata waktu tidur untuk orang dewasa ialah 8 – 10 jam. Kadang, mereka yang terlalu sibuk dengan pekerjaan dan aktivitas lainnya, hanya tidur selama 6 jam atau 4 jam di waktu malam. Apa jadinya, kalau kamu tidur selama berhari-hari?

Meski kedengarannya asing di telinga, tapi kelainan seperti itu memang benar ada. Itulah yang dialami oleh Lois Wood. Gadis yang masih duduk di bangku sekolah ini bisa tidur selama berhari-hari.

Caters News Agency

Caters News Agency

Kelainan yang dialaminya itu terkenal dengan sebutan Sindrom Putri Tidur (Sleeping Beauty Syndrome), suatu sindrom yang bisa menyebabkan rasa kantuk secara tiba-tiba, dan membuat penderitanya tidur dalam waktu yang lebih lama dibandingkan orang normal. Sindrom seperti ini juga diderita oleh Nicole Delian.

Hal yang lebih parahnya lagi, Lois bukan hanya tidur biasa, tetapi dia bisa berubah menjadi brutal dan lebih agresif dengan menyerang adik laki-lakinya, membenturkan kepala ke tembok, memukul benda-benda keras yang ada di sekitarnya, bahkan berkata-kata seperti anak kecil.

Akan tetapi, setelah terbangun dari tidur panjangnya, Lois tidak pernah ingat semua perbuatan yang dilakukannya saat sedang tertidur itu.

Sang ibu, Setta Woods yang selalu mengawasinya, menceritakan apa yang terjadi ketika Lois sudah bangun dari tidurnya. Kebrutalan Lois terbukti dari bekas memar yang ada di dahi dan tangannya, serta di wajah adiknya.

Rupanya, hal itu dikarenakan Lois juga mengidap Sindrom Kleine-Levin, sebuah sindrom yang menyebabkan perubahan kepribadian pada diri penderitanya.

Caters News Agency

Caters News Agency

Di Inggris saja, tercatat hanya 65 orang yang mengidap kelainan neurologis kompleks dan langka seperti yang dialami oleh Lois.

Gadis remaja yang pintar dan selalu berprestasi di sekolah ini, sampai takut untuk tidur karena dia tidak tahu kapan dia akan bangun, lagipula dia tidak ingin menyakiti orang lain yang ada di sekitarnya.

Selain itu, Lois yang bercita-cita untuk meraih beasiswa dengan menjadi pemain basket profesional, terpaksa harus menerima kenyataan bahwa dirinya tidak bisa berlaga di lapangan lagi. Karena, dia tidak tahu kapan sindrom tidur itu akan menyerangnya dan ketika serangan itu datang, dia bisa tertidur kapan saja dan di mana saja, termasuk di tengah lapangan basket.

Berikut adalah video keterangan dari sang ibu, Setta Woods.

(yk)

Daily Mail

Comment di sini