Aher-Deddy Masih Unggul di Akhir Real Count KPU Jabar

by
March 1st, 2013 at 2:09 pm

Bandung (CiriCara.com) - Real count, metode penghitungan suara yang dipakai oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat sejak pencoblosan pada 24 Februari 2013 lalu resmi ditutup kemarin, Kamis, 28 Februari 2013.

Merdeka

Merdeka

Penghitungan suara ini ditutup meskipun penghitungan belum selesai seluruhnya. Dilansir dari Tribunnews.com, proses penghitungan yang dilakukan oleh KPU Jawa Barat itu baru mencapai angka 85 persen.

Dari 74.948 Tempat Pemungutan Suara (TPS) sudah ada 63.761 TPS yang terdata dengan total suara yang masuk mencapau 17.114.662 suara.

“Kita mengambil kebijakan real count ini hanya sampai di angka 85 persen,” ujar Ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat di Kantor KPU Jabar di Bandung, Kamis 28 Februari 2013 seperti dikutip oleh Tribunnews.com.

Kebijakan tersebut diambil untuk menghindari polemik yang tak berkesudahan tentang penghitungan real count. Sementara itu, Yayat tetap mengajak semua pihak untuk menunggu penghitungan manual yang akan diumumkan pada tanggal 3 Maret 2013 nanti.

Apabila hasil resmi penghitungan manual tela keluar, maka hasilnya akan menjadi dasar hukum untuk KPU Jawa Barat dalam menetapkan pemenang Pemilihan Gubernur 2013 nanti.

Sebelum diputuskan, kubu Rieke dan Teten melalui Plh Ketua DPD PDIP TB Hasanunddin pernah meminta KPU Jawa Barat untuk menghentikan penghitungan real count, sama seperti kubu Dede dan Lex lewat Ketua Tim Suksesnya, Didin Supriadin.

Dari hasil real count yang mencapai perhitungan 85 persen itu masih terlihat bahwa pasangan Ahmad Heryawan (Aher) dan Deddy Mizwar berada di urutan teratas. Di bawa Aher dan Deddy, ada pasangan Rieke dan Teten, kemudian Dede dan Lex, Yance dan Tatang, serta Dikdik dan Toyib di urutan terakhir.

Dan inilah hasil lengkap penghitungan real count KPU Jabar hingga 85 persen berdasarkan nomor urut calon:

1. Dikdik Muliana Arief Mansur-Cecep Nana Suryana Toyib: 295.237 suara (1,7 persen)
2. Irianto MS Syafiuddin-Tatang Farhanul Hakim: 2.131.283 suara (12,5 persen)
3. Dede Yusuf-Lex Laksamana: 4.315.205 suara (25, persen)
4. Ahmad Heryawan-Dede Yusuf: 5.463.953 suara (31,9 persen)
5. Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki: 4.908.984 suara (28,7 persen)

(RN)

Comment di sini