Foto: Kisah Pilu Bayi yang Meninggal Karena Kecupan

by
March 5th, 2013 at 11:41 am

Merseyside (CiriCara.com) – Seorang bayi prematur di Inggris meninggal akibat kegagalan fungsi sejumlah organ setelah dikecup oleh ayahnya.

Nyawa Kaiden McCormick tak bisa diselamatkan setelah tertular virus herpes simplex dari ayahnya. Ia sempat menghabiskan 6 minggu dengan ditopang alat, namun para dokter tak sanggup menyembuhkan bayi berusia dua bulan ini.

Kedua orangtuanya, Carl dan Marrie-Claire, terkejut hebat saat mengetahui bayi mereka terkena virus herpes simplex, penyakit yang diderita banyak orang, tapi umumnya tidak aktif.

bayi tewas

Photo-Features

Marrie-Claiere, 28, bertanya, “Bagaimana mungkin seorang bayi menderita herpes?”

“Ketika diberitahu bahwa penularan terjadi lewat virus cold sore, aku menatap Carl dan dia langsung menyentuh mulutnya. Saat itu aku melihat hatinya patah jadi dua.

“Ia langsung tenggelam dalam kesedihan. Ia sungguh remuk redam dan terus menyalahkan dirinya sendiri.

“Tapi aku tak pernah sekalipun menyalahkan Carl. Ia hanya menyirami bayi kami dengan cinta dan kasih sayang. Ia ayah yang sempurna. Aku benci melihatnya menghukum dirinya sendiri.

Carl, 34, seorang pelukis dan pendekor dari Bootle, Merseyside, Inggris, mengatakan, “Aku menyalahkan diriku sendiri tapi aku tak tahu.

“Jelas, jika aku menderita penyakit itu aku tak akan mendekatinya dan dia akan masih di sini hari ini.”

bayi tewas2

Photo-Features

Pada Agustus 2011, Marrie-Claire senang ketika tahu ia akan melahirkan bayi laki-laki. Namun Kaiden lahir 5 minggu lebih cepat pada 28 Maret 2012.

Marrie-Claier berucap, “Kami jatuh hati padanya. Ia terlihat seperti ayahnya, dengan rambut hitam dan mata biru yang memesona.

“Pulang ke rumah sebagai sebuah keluarga merupakan impian kami yang menjadi nyata.”

Mereka memanjakan Kaiden dan tiap malam setelah ia dimandikan, mereka akan mengecup dan menimangnya sebelum ditidurkan di keranjang di samping tempat tidur mereka di mana sang ibu menyanyikan lagu pengantar tidur.

Tapi ketika ia berusia 2 minggu, mereka amat panik saat tubuhnya membiru setelah tak mau minum dari botol.

Marrie-Claire berkata,”Awalnya aku tak begitu khawatir, namun saat aku mencoba memberinya minum lagi ia mengeluh dan merintih sehingga aku lebih memerhatikannya.

Ketika Kaiden membiru dan berhenti bernapas, Marrie-Claire sangat panik. Ia berteriak kepada Carl untuk memanggil ambulans.

bayi tewas3

Photo-Features

Paramedis yang datang beberapa menit kemudian membawa keluarga itu ke Rumah Sakit Alder Hay di Liverpool di mana  Kaiden langsung dibawa ke ruangan untuk disadarkan kembali.

“Para dokter  gelisah ketika menanganinya. Aku terus bertanya, apa yang salah, apa yang terjadi pada bayiku? Tapi tak ada yang tahu,” kata Marrie-Claire.

Ia mengaku sangat bersedih ketika melihatnya berada di ventilator tabung dengan kabel-kabel.

Bersama suaminya, ia mencoba terus tegar di samping tempat tidur, namun 48 jam kemudian para konsultan mengatakan bahwa mungkin ia tak bisa selamat dan mendesak mereka untuk mematikan ventilator.

Menurut konsultan, otak Kaiden membengkak sehingga ia tak mungkin sembuh.

Setelah 6 minggu di rumah sakit, Kaiden tetap belum bisa bernapas tanpa bantuan alat. Kedua orangtuanya lalu dimohon lagi untuk mematikan alat tersebut.

“Kami diberitahu bahwa sudah tak ada harapan dan sebagai ibu, aku tidak boleh membuat bayiku menderita sehinga kami akhirnya membuat keputusan tersulit dalam hidup kami,” ungkap Marrie-Claire.

Saat ini Marrie-Claire hamil 8 bulan dan dijadwalkan akan melahirkan bayi perempuan bulan depan.

Ia berkata,”Bayi ini adalah alasan kami untuk bangkit lagi. Tapi aku tak akan pernah melupakan rasa kehilangan anakku Kaiden.

“Kaiden bisa jadi kakak yang menakjubkan jika ia tidak diambil karena kecupan. Tak boleh ada bayi yang meninggal karena sebuah kecupan.”

(hp)

 Daily Mail

Comment di sini