Video: Tinja Beku dari Pesawat Terbang Timpa Karavan

by
March 5th, 2013 at 10:04 am

Staffordshire (CiriCara.com) – Bongkahan tinja beku melubangi atap dan lantai sebuah karavan setelah terjatuh dari sebuah pesawat terbang yang melintas.

Bongkahan beku itu meninggalkan lubang berukuran sekitar 46 cm di karavan milik Caroline Guy yang berdiri di atas pekarangannya.

Pada Sabtu (2/3) Guy, 52, terbangun ketika mendengar suara yang sempat ia kira adalah ledakan. Ia awalnya berpikir ada perampok di dalam rumah.

Ibu dua anak asal Pattingham, Staffordshire, Inggris, ini lalu memeriksa seisi rumahnya namun tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan. Ketika akan membersihkan karavan, Guy menemukan lubang yang mirip di atap dan di lantai.

Ia juga menemukan kepingan es di sekitar lubang, juga  bongkahan es berukuran besar di atas tanah di bawah karavan. Bongkahan itu lalu ia simpan di lemari pendingin. Bongkahan es beku tersebut menimpa bagian kamar mandi karavan dan menjatuhkan lampu serta kaca.

Adam Gerrard/Newsteam

Adam Gerrard/Newsteam

Guy sebenarnya berencana menjual karavan seharga £5,000 atau sekitar Rp73 juta namun ia mengatakan sekarang karavan itu tak ada harganya.

Juru bicara Otoritas Aviasi Sipil mengaku, es yang jatuh mungkin berasal dari “kebocoran” toilet pesawat.

Guy mengungkapkan, “Aku dan anak-anakku tidak sedang berada di dalam ketika bongkahan jatuh itu adalah suatu keajaiban. Seseorang bisa saja tewas oleh bongkahan itu.

“Aku mendengat suara keras pukul 7 malam. Aku kira seseorang menendang masuk pintu depan, tapi ketika aku ke bawah tak ada apapun.

Ia menambahkan, “Bongkahan es itu pasti ukurannya 46 cm karena ukuran lubangnya sebesar itu. Ada lubang lain di lantai yang sama.

“Es berwarna coklat dan kuning ada di mana-mana. Sudah enam atau tujuh jam, tapi es tak juga mencair—pastinya besar sekali ukurannya.”

Menurut Otoritas Aviasi Sipil, Guy mengatakan tak ada yang terkena, namun seseorang bisa saja tewas, termasuk dia sendiri.

Guy tinggal di karavan selama 2 tahun sebelum pindah ke rumah yang didirikan di atas lahan peternakan pada November 2012. Lokasi tempat tinggalnya berjarak sekitar 64 kilometer dari landasan Bandara Birmingham. Ia menduga es jatuh dari salah satu pesawat yang rutin terbang di atas rumahnya.

Juru bicara Otoritas Aviasi Publik mengatakan jatuhnya bongkahan itu bisa terjadi kapan saja.

Ia berkata,”Apa yang terjadi adalah ada semacam kebocoran pada pesawat dan kumpulan air terbentuk di luar pesawat.

“Ketika pesawat tinggi, kumpulan itu membeku dan saat pesawat mulai turun kumpulan memanas dan mulai mencair dan jatuh.

“Sumber kebocoran bisa salah satu di antara tiga hal ini: toilet, pendingin ruangan, atau air leding.

“Insiden ini sangat jarang tapi bisa terjadi kapan saja.”

Juru bicara tersebut mengungkapkan pihaknya akan mengontak maskapai-maskapai untuk mengetahui apa pesawat yang terbang di atas lokasi kejadian saat peristiwa terjadi sehingga bisa dilakukan pemeriksaan pemeliharaan pesawat.

Selama lebih dari 40 tahun tercatat ada lima peristiwa di mana orang-orang tertimpa es “kotoran” yang berasal dari toilet pesawat.

Pada 2009, David Gammon, seorang pensiunan berusia 76 asal Bristol lebam ketika bongkahan es sebesar jeruk grapefruit jatuh ke pangkuannya saat ia duduk di tamannya.

Berikut adalah video ketika Guy menjelaskan bongkahan tinja yang jatuh ke karavannya:

(hp)

Daily Mail

Comment di sini