Tehran Diserang Hama Tikus Raksasa

by
March 6th, 2013 at 2:59 pm

Tehran (CiriCara.com) – Sepertinya masalah hama tikus yang meneror kota Tehran, ibukota Iran ini tak kunjung berakhir. Malahan, dilansir dari Huffington Post, hewan-hewan pengerat itu memiliki tubuh yang jauh lebih besar dibandingkan ukuran tikus pada umumnya.

Reuters

Reuters

Setelah beberapa dekade Tehran bergelut mengatasi hama tikus yang kerap kali melanda, kini, warga kota tersebut lebih terkejut ketika melihat ukuran tikus di ladang pertanian berubah menjadi raksasa.

Kabarnya, tikus-tikus berukuran raksasa itu keluar dari saranganya dikarenakan musim salju yang berubah menjadi musim semi dan mengakibatkan salju-salju yang meleleh itu memporak-porandakan sarang mereka sehingga tikus-tikus tersebut berhamburan keluar dan memasuki habitat manusia.

Menurut Ismail Kahram, dewan penasehat lingkungan kota mengatakan kepada International Business Times bahwa tikus-tikus itu menjadi raksasa kemungkinan besar disebabkan oleh mutasi genetika sebagai hasil dari radiasi dan penggunaan bahan kimia terhadap mereka.

Ismail juga menegaskan bahwa ukuran tikus itu sekarang menjadi lebih besar dan terlihat berbeda. Harusnya untuk mencapai perubahan seperti itu, tikus tersebut akan mengalami proses evolusi yang cukup lama, yakni akan menghabiskan waktu jutaan tahun. Tapi kini, tikus tersebut yang tadinya hanya memiliki bobot tubuh 60 gr, kini menjadi 5 kg.

Hama tikus

Pendapat lain diungkapkan oleh Dr. David Baker, dokter hewan di LSU. Menurutnya, dalam dunia biologi, mutasi gen tidak akan membawa keuntungan sama sekali, malah yang ada hanyalah mendatangkan kerugian. Hal itu berbeda dengan apa yang digambarkan dalam film-film fiksi ilmiah yang sering muncul di layar kaca.

Selain itu, Dr. David tidak memungkiri kalau memang ada beberapa spesies tikus yang dapat berkembang hingga mencapai ukuran seperti yang digambarkan oleh Ismail Kahram itu.

Hal tersebut dikarenakan pertumbuhan mereka tidak terpadu setelah masa pubertas berlalu. Apalagi tikus hitam, tikus jenis ini mudah sekali untuk berkembang menjadi sangat besar. Hal tersebut terbukti pada abad pertengahan di mana tikus hitam memang tercatat tumbuh menjadi sangat besar di Eropa.

Jadi, tikus raksasa yang menyerang Tehran, bukanlah tikus hasil mutasi gen?

Tapi yang pasti, untuk mengatasi masalah serangan tikus raksasa itu, warga Tehran sampai harus membentuk tim penembak jitu (sniper) untuk berburu tikus tersebut pada waktu malam tiba.

Menurut data yang dilaporkan oleh Huffington Post, sudah sekitar 2.205 tikus yang berhasil dibunuh dengan jasa penembak jitu tersebut.

(yk)

Huffington Post

Comment di sini