Oknum TNI Bakar Polres OKU di Sumatera Selatan

by
March 7th, 2013 at 2:59 pm

OKU (CiriCara.com) – Kantor Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan diserbu oleh sekelompok orang yang diduga berasal dari oknum TNI.

Peristiwa bentrokan di Mapolres OKU ini terjadi pada hari Kamis pagi, 7 Maret 2013 pukul 07.30 WIB. Hingga siang tadi, api masih terus membesar dan tidak ada petugas kepolisian yang berani mengambil tindakan lebih lanjut.

Tribunnews

Tribunnews

Dilansir dari Detik.com, kejadian pembakaran kantor Polres OKU itu sangat mengejutkan bagi semua pihak karena tiba-tiba saja, sekelompok orang datang dan spontan melakukan tindakan anarkis.

Mendengar laporan pembakaran Polres Ogan Komering Ulu (OKU) oleh oknum TNI, Djoko Suyanto selaku Menko Polhukan meminta agar Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo dan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono segera meredam situasi yang yang terjadi di daerah itu.

Pelaku yang merupakan anggota TNI tersebut berjumlah puluhan dan mengendarai motor ketika peristiwa terjadi. Mereka datang ke Polres itu diduga berkaitan dengan kasus yang terjadi pada bulan Januari 2013 lalu.

Para oknum TNI itu datang dengan mengenakan seragam lengkap lalu melempar bom molotov. Selain melempar bom molotov yang menyebabkan kerusakan di kantor polisi itu, para oknum berambut cepak itu juga merusak mobil yang terparkir di sekitar Mapolres OKU.

AKBP R Djarot Padakova sebagai Kabid Humas Polda Sumsel menastikan bahwa pelaku pembakaran Mapolres itu adalah anggota TNI.

Sementara itu, kejadian yang diduga menjadi pemicu pertengkaran antara TNI dan Polisi di wilayah itu terjadi pada bulan Januari 2013 lalu.

Saat itu, Brigadir WJ berjaga di Pos Polantas Simpang Empat Sukajadi menegur Pratu Her yang diduga melakukan pelanggaran lalu lintas. Pratu Her tidak langsung berhenti sehingga sejumlah petugas mengejar dan terjadi penembakan.

Pratu Her meninggal akibat tertembus timah panas. Senjata diperkirakan berasal milik Brigadir WJ sekaligus anggota Polres OKU Timur. (RN)

Comment di sini