Konsep Mal PKL Jokowi Diragukan DPRD DKI

by
March 8th, 2013 at 11:51 am

Jakarta (CiriCara.com) – Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) berencana membangun mal khusus Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dipaparkan dalam Rencana Program Menengan Daerah (RPJMD) 2013-2017.

Berita Daerah

Berita Daerah

Tentu saja rencana program tersebut tidak berjalan mulus karena sama seperti program-program Jokowi lainnya, program yang satu ini banyak mendapat kritikan dari berbagai pihak termasuk anggota DPRD DKI Jakarta.

DPRD DKI Jakarta menyarankan agar Pemprov DKI Jakarta diminta untuk mengkaji ulang rencana itu terlebih dahulu agar tidak berbenturan dengan perluasan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

“Untuk membangun mal khusus untuk PKL harus melakukan studi yang mendalam dan komprehensif, karena kontradiktif dengan rencana perluasan RTH,” ujar perwakilan Fraksi Hanura Damai Sejahtera, Muhammad Guntur, saat pembacaan pandangan fraksi tentang RPJMD 2013-2017 dalam rapat sidang paripurna di Gedung DPRD Jakarta, Kamis 7 Maret 2013 kepada Merdeka.com.

Kritikan itu langsung mendapat tanggapan dari Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Ia mengaku sudah memanggil para pengelola mal untuk mendapat kalkulasi.

Salau satu mal yang dijadikan percontohan untuk membuat mal pedagang kaki lima dalah Mal Taman Anggrek.

“Nah, kita lagi bikin Senayan City bisa gak? Emporium Pluit Village. Nah yang di Casablanca nanti Ciputra. Kita lagi nego,” tegas Ahok kepada sumber yang sama.

Menurut Ahok, hingga saat ini pihaknya masih fokus untuk menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk penataan taman.

Dan tentu saja, pembangunan mal untuk para pedagang kaki lima ini akan menambah daftar panjang program Jokowi dan Ahok yang harus direalisasikan untuk Jakarta Baru yang lebih baik. (RN)

Comment di sini