BlackBerry Tidak Produksi Smartphone BlackBerry 10 Murahan

by
March 11th, 2013 at 1:46 pm

blackberry-z10-2-xlCiriCara.comBlackBerry dengan BlackBerry Z10-nya tampaknya berhasil menjaring minat pasar hingga saat ini. Namun menghadapi persaingan dengan perangkat Android dengan harga yang lebih terjangkau, Thorsten Heins, bos BlackBery bersikeras tidak akan memproduksi seri BlackBerry 10 harga murah.

Seperti dilansir Bloomberg, Heins mengatakan “BlackBerry tidak akan menghadirkan smartphone untuk segmen $50-$60.” Ia lalu menambahkan “itu bukan gaya BlackBerry.” Selanjutnya ia menerangkan “kita harus menentukan di pasar manakah kita bermain dan kita menolak untuk masuk ke dalam segmen yang tidak bisa kita maksimalkan serta pasar yang tidak bisa menaikkan keuntungan kita.”

Hal ini disampaikan berikut beberapa hal penting lainnya pada sesi tanya-jawab dalam konferensi di markas besar BlackBerry, Waterloo, Kanada. Berikut ini beberapa hal penting yang disampaikan dalam konferensi kemarin.

1. BlackBerry sedang fokus untuk membuat produk kelas atas terlebih dahulu. Karena disinyalir bahwa dalam pasar yang berkembang seperti di Indonesia dan India, smartphone BlackBerry kelas atas ternyata sangat diminati pasar. Terlebih pengguna perangkat BlackBerry kelas atas secara langsung dan tidak langsung mempengaruhi pengguna yang lain untuk membeli BlackBerry kelas atas.

2. Di India, BlackBerry Z10 laris manis tak bersisa dalam dua hari saja, bahkan dengan harga asli tak bersubsidi yakni US$800. BlackBerry menyatakan sudah menyiapkan stok BlackBerry Z10 paling tidak untuk lima hari dari hari saat peluncuran, namun ternyata di luar dugaan, BlackBerry Z10 habis terjual dalam dua  hari saja.

3. Seluruh perangkat terbaru BlackBerry akan dilengkapi dengan koneksi LTE, yang tentunya akan memaksimalkan usaha BlackBerry untuk menuju ke puncak. BlackBerry juga akan terus mendorong pasar dan mengusahakan smartphone kelas atasnya menjadi tren.

Di india dan di Tanah Air kedudukan BlackBerry sudah cukup mantap, namun dengan layanan data yang semakin murah dan munculnya banyak aplikasi chatting antar gadget membuat BlackBerry mulai tergeser. Di tambah lagi bila BlackBerry bersikeras untuk memproduksi perangkat kelas atas saja tentunya akan mengurangi pengguna di segmen kelas menengah ke bawah.

Hal ini mungkin sudah direncanakan matang oleh BlackBerry namun masih terlihat simpang siur bila dilihat dari pemikiran kita yang kurang mengerti. Bisa jadi BlackBerry menerapkan strategi seperti Apple yang hingga kini setia dengan segmen kelas atas. Apakah maksud dari strategi BlackBerry ini?Bagaimana langkah selanjutnya? Mari kita lihat perkembangannya bulan-bulan mendatang. (LH)

Comment di sini