Mendiang Hugo Chavez Ikut Memilih Paus Francis?

by
March 14th, 2013 at 2:45 pm

CiriCara.com – Terpilihnya Paus Francis yang berasal dari Amerika Selatan pada pekan ini dihubung-hubungkan dengan kematian Presiden Venezuela, Hugo Chavez.

Hugo Chavez

Kabarnya, Hugo Chavez yang diyakini sudah berada di surga bersama Tuhan membantu supaya Kardinal Argentina, Jorge Bergoglio terpilih menjadi Paus yang akan memimpin umat Katolik di seluruh dunia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Nicolas Maduro yang bertindak sebagai presiden pengganti Chavez meski komisi pemilihan Venezuela baru resmi akan melakukan presiden pengganti Chavez pada 14 April mendatang.

Saat ditemui pada pameran buku Caracas, dia berkata, “Pemimpin kita (Chavez) sudah naik ke surga dan bertemu muka dengan muka dengan Kristus. Sesuatu tentu mempengaruhi pemilihan dari Paus Amerika Selatan (Paus Francis), yakni seseorang yang baru tiba di sisi Kristus dan berkata kepada-Nya bahwa tampaknya, sekarang adalah waktu yang tepat bagi Amerika Selatan.”, dikutip dari Reuters.com.

Nicolas Maduro

Nicolas Maduro

Masih dikutip dari sumber yang sama, Nicolas juga mengatakan bahwa Chavez yang sudah ada di surga, bisa kapan saja menghubungi konstitusi surga untuk mengubah gereja (Katolik) di Bumi sehingga orang-orang suci Kristus dapat memerintah dunia.

Mungkinkah yang dikatakan Nicolas benar?

Memang, terpilihnya Kardinal Jorge Bergoglio sebagai Paus dengan julukan Paus Francis untuk menggantikan Paus Benedict XVI itu, merupakan kabar yang sangat mengejutkan, mengingat bahwa belum pernah ada Paus yang terpilih dengan kota kelahirannya bukan dari wilayah Eropa.

Akan tetapi, terpilihnya Jorge Bergoglio sebagai Paus tentu tidak ada sangkut pautnya dengan kematian Chavez pada pekan lalu itu.

Hugo Chavez memang sudah meninggal, dan Jorge Bergoglio pun memiliki takdirnya sendiri dari Tuhan dengan terpilih sebagai Paus yang akan mengemban tugas penting seumur hidupnya, meski keduanya sama-sama berasal dari Amerika Selatan.

Pernyataan yang diungkapkan oleh Maduro hanyalah pendapat perseorangan biasa, yang mengait-kaitkan 2 hal yang berbeda. Maduro sendiri dikabarkan tengah memanfaatkan rasa belasungkawa warga Venezuela atas meninggalnya Chavez, dan berharap memenangkan pemilihan presiden pengganti Chavez yang akan diselenggarakan pada 14 April itu.

(yk)

Reuters

Comment di sini