Profil Paus Baru, Jorge Mario Bergoglio

by
March 14th, 2013 at 10:08 am

Vatikan (CiriCara.com)Jorge Mario Bergoglio, Kardinal Argentina ditetapkan menjadi Paus Baru pengganti Paus Benedictus XVI yang mengundurkan diri pada akhir Februari 2013 lalu.

Mail/Tempo

Mail/Tempo

Uskup Agung yang berumur 76 tahun dari Argentina ini nantinya akan mendapat julukan Paus Francis. Ia telah menghabiskan seluruh karier keuskupannya di Argentina dan mengawasi gereja-gereja di kawasan Amerika Selatan.

Dilansir dari Tempo.co, ternyata Jorge Bergoglio pernah mengantongi suara terbanyak kedua pada pemungutan suara pada pemilihan Paus yang diadakan di tahuin 2005 lalu.

Terpilihnya Bergoglio sebagai Paus baru cukup mengejutkan beberapa pihak. Salah satunya adalah Christopher Bellito yang mengatakan sangat terkejut dengan terpilihnya kardinal Argentina tersebut. Namun Christopher menambahkan bahwa Bergoglio memiliki keunggulan pada kesederhanaannya dalam melayani gereja Katolik dengan baik.

Jorge Bergoglio dikenal dalam modernisasi gereja di Argentina yang dikenal paling konservatif di Amerika Latin. Ia juga dikenal sangat konservatif terhadap isu-isu spiritual seperti menentang aborsi, pernikahan sesama jenis, dan mendukung selibat.

Jorge pernah menyerang imam yang menolak untuk membaptis anak-anak yang lahir di luar nikah pada tahun 2012 lalu. Ia menyebut hal itu sebagai ”neo-klerikalisme yang ketat dan munafik.”

Diberitakan oleh sumber yang sama, Bergoglio pernah bersimpati untuk korban HIV-AIDS. Pada tahun 2001 lalu Bergoglio mengunjungi rumah sakit untuk mencium kaki puluhan pasien AIDS.

Bergoglio juga dikabarkan sering naik bus untuk bekerja serta memasak makanannya sendiri. Di Argentina, ia juga secara teratur mengunjungi daerah kumuh. Menurut Bergoglio, penjangkauan sosial adalah pekerjaan utama gereja bukan pertempuran doktrinal.

Menurut Paus baru ini, banyak dari pemimpin gereja Katolik yang berubah menjadi munafik dan lupa bahwa Yesus Kristus juga pernah bergaul dengan penderita kusta dan makan dengan para pelacur.

“Yesus mengajarkan kita cara lain, “Keluarlah. Keluarlah dan bagikan kesaksian Anda, keluarlah dan berinteraksi dengan saudara Anda, pergi keluar dan berbagi, pergi keluar dan jadilah firman dalam tubuh serta semangat kita,” kata Bergoglio di Argentina pada tahun lalu.

Saat menjabat sebagai kardinal di Argentina, Bergoglio pernah berupaya untuk memperbaiki reputasi gereja yang telah kehilangan banyak pengikut karena menentang pembunuhan diktator Argentina dari tahun 1976-1983.

Terakhir, Bergoglio juga pernah mengkritik langkah Presiden Cristina Kirchner yang terkait dengan berbagai isu termasuk pernikahan gay dan pembagian kontrasepsi gratis untuk warganya. (RN)

Comment di sini