Gempa Bumi Bisa Ubah Air Jadi Emas

by
March 18th, 2013 at 4:18 pm

CiriCara.comGempa Bumi dikenal sebagai salah satu bencana yang menyengsarakan. Tidak jarang, akibat gempa yang berkekuatan besar, satu kota bisa hancur dan puluhan ribu warga kota bisa melayang.

Gempa Bumi ubah air jadi emas

Misalnya, warga di Aceh, Jepang dan wilayah lainnya yang pernah dilanda gempa parah pasti merasakan trauma yang sangat. Tapi, di balik bencana mengerikan itu, ada keuntungan yang dapat dipetik darinya.

Live Science mengabarkan ada penelitian yang mengungkapkan sebuah gempa tidak hanya bisa menghancurkan, tetapi juga bisa mengubah air menjadi emas. Kok bisa?

Jadi, sebuah penelitian terbaru menyatakan bahwa bencana gempa bumi itu memiliki sentuhan Midas, yakni sebuah sentuhan yang dikenal dari legenda Yunani kuno, di mana ada seorang figur raja yang mempunyai kemampuan mengubah semua benda yang disentuhnya menjadi emas.

Kabarnya, selama gempa bumi terjadi, air di dalam patahan-patahan lapisan tanah akan menjadi uap air, yang kemudian akan mengendapkan emas.

Dion Weatherley, seorang ahli geofisika dari Universitas Queensland mengatakan pola seperti itu menyediakan mekanisme kuantitatif untuk hubungan antara emas dan lapisan batu kuarsa yang sering terlihat di beberapa endapan emas dunia.

Ketika gempa menggetarkan lapisan tanah di suatu daerah, maka timbullah patahan dengan retakan yang lebih kecil di mana air sering mengalir pada patahan tanah tersebut.

Kira-kira 10 km di bawah permukaan tanah, dengan tekanan dan suhu yang luar biasa, air-air yang mengalir di antara patahan itu membawa karbondioksida, dan silika dengan tingkat konsentrasi yang tinggi, sehingga mampu menarik elemen emas.

Singkatnya, selama gempa bumi terjadi, patahan di dalam tanah semakin terbuka lebar yang mengakibatkan air di dalamnya langsung menguap dan memaksa silika, elemen yang membentuk lapisan kuarsa mineral, dan emas keluar dari cairan tersebut ke permukaan di dekatnya. Itulah penjelasan yang disampaikan oleh Dion dan Richard Henley, dari Universitas Australian National.

(yk)

Live Science

Comment di sini