Pengguna Telkom dan Biznet Dimata-matai?

by
March 18th, 2013 at 2:15 pm

ciricara.com-internetJakarta (CiriCara.com)Telkom dan Biznet, dua perusahaan internet service provider (ISP) terbesar di Indonesia dilaporkan telah memasang sofware mata-mata di server-nya untuk mengawasi trafik dan konten para pengguna layanan mereka.

Seperti dilansir dari Detik.com, tudingan ini berasal dari laporan terbaru yang telah dirilis oleh Citizen Lab, University Toronto dalam materi yang berjudul ‘You Only Click Twice: FinFisher’s Global Proliferation‘.

“Kami telah menemukan server komando dan kontrol untuk backdoors FinSpy, bagian dari solusi pemantauan jarak jauh Gamma International FinFisher dengan total 25 negara,” tulis Citizen Lab dalam laporan yang dibuatnya pada hari Senin 18 Maret 2013 seperti dikutip oleh Detik.com.

Keduapuluhlima negara yang dimaksud oleh laporan itu adalah Australia, Bahrain, Bangladesh, Kanada, Republik Czech, Estonia, Ethiopia, Jerman, India, Jepang, Latvia, Mexico, Mongolia, Belanda, Qatar, Serbia, Turkmenistan, Uni Emirat Arab, Inggris, Amerika Serikat, Vietnam, Malaysia, Brunei, Singapura, dan Indonesia.

Sedangkan untuk Indonesia, software mata-mata datang dari alamat IPS:

118.97.xxx.xxxPT TelkomIndonesia
118.97.xxx.xxxPT TelkomIndonesia
103.28.xxx.xxxPT Matrixnet GlobalIndonesia
112.78.143.34Biznet ISPIndonesia
112.78.143.26Biznet ISPIndonesia

Ketika dikonfirmasi mengenai kebenaran kabar ini, Rizkan Chandra selaku Direktur Network Tekom mengaku baru mendengar kabar tersebut dan menyangkal segala tuduhan yang sangat memberatkan Telkom tersebut.

Sedankan President Director Biznet Networks yang telah mendengar kabar itu juga meminta waktu untuk menelusuri terlebih dulu kasus tersebut.

“Nanti kita cek IP siapa itu ya,” katanya kepada sumber yang sama.

Sementara itu FinFisher, software yang dimaksud ditujukan sebagai pemantau jarak jauh yang telah dikembangkan oleh Gamma International di Munich, Jerman. FinFisher dipasarkan dan dijual secara eksklusif bagi para penegak hukum dan intelijen.

“FinSpy menangkap informasi dari komputer yang terinfeksi, seperti password dan panggilan Skype, dan mengirimkan informasi ke server perintah dan kontrol FinSpy,” demikian hasil penelitian yang diungkapkan oleh Citizen Lab seperti dikutip oleh Kompas.com. (RN)

Comment di sini