10 Tekel Terburuk di Dunia Persepakbolaan

by
March 19th, 2013 at 4:32 pm

10 Tekel Terburuk di dunia persepakbolaan CiriCara.com – Dalam dunia persepakbolaan, adegan jegal-menjegal sudah merupakan hal yang umum terjadi. Setiap pemain sepakbola tentu akan melakukan tekel (tackle) untuk menghadang lawan yang sedang membawa bola, dan merebut bola tersebut.

Akan tetapi, tekel yang tidak mengenai bola, dan malah mengenai kaki si lawan, termasuk sebagai sebuah pelanggaran.

Dan inilah 10 tekel terburuk yang pernah terjadi di dunia persepakbolaan versi situs fourfourtwo.com:

Ini adalah tekel yang dilakukan oleh Commins Menapi dari tim Kepulauan Solomon (Solomon Islands) terhadap Riki van Steeden dari tim Auckland City. Tekel yang dilakukan oleh Menapi tepat mengenai bagian bawah lutut Riki, dan saat itu juga Riki berguling kesakitan.

Tekel terburuk yang satu ini dilakukan oleh pemain nomor 10 dari tim Tottenham, yakni Paul Gascoigne. Peristiwa ini terjadi saat FA Cup 1991 saat Tottenham melawan Nottingham Forest.

Ini adalah tekel terparah yang dilakukan oleh Roy Keane, sekaligus menjadi insiden yang terkenal di sepanjang Liga Premier tahun 2001 itu. Demi membalaskan dendamnya, Keane yang pada April 2001 bermain bersama Manchester United dengan sengaja menjegal keras kaki Alf-Inge Haaland yang sudah bergabung dengan Manchester City, setelah sebelumnya sempat bergabung di tim Leeds United. Sehabis melakukan tekel yang jelas-jelas diarahkan ke lutut Haaland, Keane pun mendapat kartu merah.

Kevin Muscat melakukan tekel terburuknya terhadap Adrian Zahra tahun 2011. Di cuplikan video di atas jelas terlihat bahwa Muscat tidak hanya melakukan tekel biasa, tapi menjepit kaki Zahra hingga dia terjatuh. Tentu saja setelah kejadian itu, Muscat dikeluarkan dari pertandingan dengan kartu merah dari wasit.

Ini adalah tekel terparah yang dilakukan oleh penjaga gawang di tahun 2000-an. Nama Nuno Claro akan selalu diingat sebagai kiper dengan tekel terburuk. Insiden tersebut terjadi pada Piala Dunia 2010.

Ini adalah tekel yang dilakukan James Morrison terhadap Cristiano Ronaldo. Morrison menganggap pesepakbola yang bermain untuk tim Manchester United itu, membuang-buang waktu di tepi lapangan. Akibat dari tekel yang penuh emosi itu, Morrison pun mendapat kartu merah dari wasit.

Pemain Manchester United masa lalu, Solskjaer dengan sengaja melakukan tekel terhadap pemain Newcastle, Rob Lee pada pertandingan tahun 1998. Mungkin tekel dari belakang yang dilakukan oleh Solskjaer merupakan upaya karena merasa putus asa, takut kalau Newcastle bisa mencetak gol lagi, karena saat itu wilayah belakang MU benar-benar kosong.

Pada Piala Dunia 1990, pemain Kamerun, Benjamin Massing melakukan tekel buruk terhadap pemain Argentina, Claudio Caniggia. Dari jarak jauh, Massing terbang dengan kaki yang diarahkan ke Caniggia hingga akhirnya pemain Argentina itu tumbang juga.

Jika kita menengok pada pertandingan sepakbola di tahun 1980-an. Tekel terburuk juga pernah dilakukan oleh Graeme Souness terhadap Gheorghe Rotariu pada pertandingan tahun 1988, tepatnya. Graeme yang saat itu sedang menggocek bola, langsung saja menaikkan kakinya ke arah Gheorghe, dan ketika wasit melihatnya, dia berpura-pura menjadi korban, tetapi wasit tetap mengeluarkannya dari lapangan.

Tekel yang terakhir ini juga terjadi pada pertandingan tahun 1980-an, tepatnya pada Piala Dunia 1982. Penjaga gawang Jerman, Harald Schumacher langsung menerjang pemain Prancis, Patrick Battiston yang saat itu seorang diri memasuki wilayah pertahanan tim Jerman. Akibat tekel terburuk tersebut, Battiston kehilangan 3 giginya, tidak sadarkan diri, bahkan koma selama beberapa saat di rumah sakit. Apa yang dilakukan Schumacher diulang kembali oleh Nuno Claro pada Piala Dunia 2010 (nomor 5).

Itulah 10 tekel terburuk yang pernah terjadi di sepanjang sejarah persepakbolaan dunia. (yk)

Comment di sini