Gantikan Blanco, Rahmad Dianggap Pelatih Ilegal

by
March 19th, 2013 at 3:33 pm

Rahmad DarmawanJakarta (CiriCara.com) – Hingga saat ini status kepelatihan Luis Manuel Blanco di timnas Indonesia masih belum jelas. Karenanya, Rahmad Darmawan yang diklaim ditunjuk sebagai pelatih pengganti dinilai sebagai pelatih ilegal.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Isran Noor menegaskan bahwa Blanco tetap menjadi pelatih kepala timnas Indonesia. Karenanya, dia menganggap Rahmad dan Jacksen Tiago sebagai pelatih ilegal.

“Rahmad Darmawan dan Jacksen Tiago ilegal. Blanco tetap sebagai pelatih kepala,” kata Isran seperti dikutip dari Tempo.co, Selasa (19/3/2013).

Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin juga meminta agar Blanco tidak dipecat. Menurutnya, pemecatan Blanco bukan solusi yang tepat karena timnas Indonesia akan segera bertanding melawan Arab Saudi di Pra Piala Asia 2015.

“Sangat riskan menggantikan pelatih dalam waktu hitungan hari untuk bertanding. Saya melihat ada orang yang mencampuri masalah teknis. Ini sangat tidak bagus,” tulis Djohar melalui email.

Pernyataan Ketua BTN, Isran Noor itu bertentangan dengan apa yang disampaikan Wakil Ketua BTN Harbiansyah Hanafiah. Sebelumnya, Harbiansyah mengatakan bahwa posisi kepelatihan Blanco telah digeser.

Menurut Harbiansyah, penggeseran Blanco dilakukan karena pelatih asal Argentina itu dinilai telah melakukan kesalahan. Pasalnya Blanco sempat mencoret 14 pemain yang akan ikut pemusatan latihan nasional. Padahal, 14 pemain tersebut baru tiba dan belum memulai latihan untuk seleksi.

Sementara itu, Rahmad Darmawan sudah terlihat memimpin latihan seleksi pemain timnas yang diikuti oleh 57 pemain. Rahmad akan dibantu oleh Jacksen Tiago dalam menyiapkan skuad untuk melawan Arab Saudi, 23 Maret 2013 mendatang.

“Sudah berlangsung proses seleksi akhir. Setelah ini tim pelatih akan mengadakan rapat menentukan 23 pemain,” tutur Rahmad Darmawan. Pengumuman 23 nama pemain akan dilakukan sore ini di Hotel Sultan, Jakarta.

Benarkah Luis Manuel Blanco telah dipecat? (YG)

Comment di sini