Bocah 5 Tahun Temukan Fosil Dinosaurus Terbang

by
March 20th, 2013 at 4:11 pm

CiriCara.com – Penemuan terhadap fosil-fosil dinosaurus semakin sering terjadi, seperti belum lama ini sempat diberitakan kalau ada fosil telur dinosaurus yang ditemukan di Spanyol. Ada fosil-fosil yang ditemukan oleh para arkeolog ataupun ilmuwan, tapi ada pula fosil-fosil bersejarah ditemukan tanpa sengaja oleh anak-anak.

Vectidraco_daisymorrisae

Hal serupa dialami oleh Daisy Morris. Ketika menemukan fosil dinosaurus terbang jenis Pterosaur, Daisy masih berusia 5 tahun.

Saat itu, tepatnya tahun 2009, Daisy sedang bermain di pantai Atherfield, kepulauan Wight, Inggris. Tiba-tiba saja dia menemukan fosil hewan yang belum pernah dilihatnya.

Oleh karena itu, orangtuanya memutuskan membawa fosil yang diyakini memiliki nilai sejarah yang sangat penting itu, ke ahli dinosaurus setempat, yakni Martin Simpson.

Martin mengatakan bahwa ketika menerima fosil Pterosaur dari keluarga Morris, dirinya tahu betul bahwa fosil tersebut adalah sesuatu yang istimewa.

Spesies Pterosaur

Setelah melewati berbagai penelitian yang dilakukannya bersama dengan para rekannya dari Universitas Southampton, mereka mengetahui bahwa ternyata itu adalah fosil genus baru dari spesies pterosaur kecil, yakni reptil terbang yang hidup 115 juta tahun lalu di Zaman Lower Creataceous.

Fosil spesies reptil terbang seukuran burung gagak itu akhirnya dinamakan dengan memakai nama Daisy di belakangnya. Jadi nama fosil itu ialah Vectidraco daisymorrisae. Vectidraco sendiri artinya adalah Naga dari Kepulauan Wight (Dragon from the Isle of Wight).

Daisy saat berusia 5 tahun

Jika fosil tersebut tidak ditemukan oleh Daisy 4 tahun lalu, mungkin saja tidak ada yang dapat menemukannya lagi karena daratan pantai itu terkikis oleh air laut sehingga fosil tersebut dapat hanyut ataupun rusak.

Martin juga menekankan bahwa tradisi di dunia palaeontologi, yakni sebagian besar penemuan dilakukan oleh para amatiran yang secara tidak sengaja berada di tempat yang tepat dan pada waktu yang tepat pula, kembali terulang dengan temuan fosil yang dilakukan oleh Daisy.

Kini fosil yang sudah diberi nama dengan nama Daisy itu, telah disumbangkan ke Museum Natural History, Kensington selatan, London, Inggris.

(yk)

Sky News

Comment di sini