Farhat Abbas Sarankan Sumpah Pocong Diatur di KUHP

by
March 21st, 2013 at 11:31 am

Jakarta (CiriCara.com) – Banyak pihak yang berkomentar soal pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) termasuk pengacara kontroversial, Farhat Abbas.

Apa komentar dan masukan yang diberikan Farhat Abbas terkait RUU KUHP kali ini?

Yahoo

Yahoo

Diberitakan oleh Detik.com, sang Calon Presiden (Capres) 2014 yang mengusung jargon ‘Aku Indonesia’ ini ternyata mengusulkan agar sumpah pocong juga ikut diatur dalam KUHP. Menurutnya, sumpah pocong lebih mudah dilakukan daripada melakukan pembuktian mengenai santet dan sihir.

“Sudah baik sumpah pocong. Jadi walau dia dukun santet, dia akan takut sumpah pocong. Daripada, digebukin massa, lebih baik sumpah pocong. Jadi kalau misalnya ada kewjaiban sumpah pocong baru bisa dipercaya,” kata Farhat Abbas kemarin, Rabu, 20 Maret 2013 seperti dikutip oleh Detik.com.

Suami dari Nia Daniati itu menjelaskan bahwa urusan pembuktian santet lebih sulit dilakukan di pengadilan karena hal tersebut hanya akan merepotkan sang jaksa.

Farhat menduga pihak kejaksaan akan kerepotan karena mereka harus menghadirkan dukun dan pihak terkait lainnya. Ia menyarankan agar sang tertuduh cukup melakukan sumpah pocong.

Berdasarkan pendapatnya, sumpah pocong adalah sumpah yang langsung berkaitan dengan Tuhan sehingga para pelanggarnya akan mati dilaknat jika melanggar sumpah mereka sendiri.

Masuknya aturan santet dan sihir dalam RUU KUHP menurut Farhat hanya akan membuat kedua hal tersebut tetap eksis dan malah percaya terhadap kekuatan sihir, karenanya ia menyarankan agar KUHP memasukan peraturan sumpah pocong di dalamnya karena lebih bermuatan religius. (RN)

Comment di sini