Sopir Salah Isi Bahan Bakar, Limosin Obama Rusak

by
March 21st, 2013 at 2:26 pm

Tel Aviv (CiriCara.com) – Dikabarkan pada hari Rabu (20/3/13) siang waktu setempat, Presiden Obama tiba di Tel Aviv dalam kunjungan kepresidenan yang pertama setelah dirinya kembali terpilih menjadi orang nomor 1 di Amerika Serikat.

Namun, ada peristiwa kecil tapi menjadi sorotan seluruh media, yang mewarnai kunjungan Presiden Obama ke Israel tersebut.

24 Hour News

24 Hour News

Daily Mail mengabarkan kalau pada Rabu pagi, sebelum Presiden Obama tiba di Israel, mobil Limosin khusus lengkap dengan anti peluru, yang dibawa langsung dari Washington D.C, tiba-tiba tidak bisa dijalankan karena sang sopir salah mengisi bahan bakar ke mobil Limosin Cadillac yang dipesan khusus kepada General Motors.

Padahal, seharusnya mobil Limosin itu diisi oleh solar karena bermesin diesel. Alhasil, mobil Limosin tersebut harus diangkut dengan mobil derek.

Akibat kesalahan sopir tersebut, Presiden Obama dikabarkan harus menggunakan mobil cadangan lainnya yang tidak kalah aman dan canggihnya dengan mobil Limosin yang dinamakan “Beast” itu.

Demi mengantisipasi hal-hal yang tak terduga seperti itu, maka Secret Service (pasukan pengawal Presiden AS) mengaku selalu membawa beberapa orang mekanik dan beberapa kendaraan yang diterbangkan langsung dari AS.

Akan tetapi, ada untungnya juga mobil Limosin Presiden Obama itu rusak sehingga presiden Obama dijemput dengan helikopter dari bandara, saat dia tiba di Tel Aviv. Hal ini menghindarkannya dari pos pemeriksaan tentara Palestina yang menghambat rute dari Bandara Ben Gurion itu yang menuju ke Yerusalem.

AFP/Getty Images

AFP/Getty Images

Dilansir dari sumber yang sama, mobil Limosin khusus itu bernilai $ 1,5 juta (sekitar Rp 14 miliar). Mobil dengan mesin disel itu memiliki panjang 5 meter dengan lapisan pelindung setebal 12,7 cm yang terbuat dari perpaduan baja, aluminium, titanium, dan keramik.

Selain itu, di dalam mobil canggih tersebut juga terdapat berbagai macam perlengkapan yang mungkin dibutuhkan presiden sewaktu-waktu, yakni gas air mata, senjata api, persediaan cadangan darah presiden, dan masih banyak lainnya.

Semua hal itu dimaksudkan untuk mengantisipasi keadaan yang tidak terduga, mengingat kunjungan presiden ke berbagai negara dengan kualitas keamanan yang berbeda-beda, apalagi negara-negara yang menentang kedatangannya. Itulah sebabnya, rombongan Secret Service yang ikut mengawal Presiden Obama dalam kunjungan kepresidenannya bisa mencapai 600 orang.

(yk)

Daily Mail

Comment di sini