5 Pasal Kontroversial Rancangan KUHP Baru

by
March 22nd, 2013 at 5:02 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Dalam rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang baru saja diserahkan dari pemerintah kepada DPR, ada 197 buah pasal baru yang ditambahkan di dalamnya.

Seperti dilansir dari Tempo.co, dari ke-197 pasal itu terdapat lima pasal kontroversial yang termuat dalam 38 bab tersebut.

Dan inilah kelima pasal yang masih menjadi perdebatan dalam rancangan KUHP baru seperti dikutip dari sumber yang sama:

1. Mengurangi Hukuman Mati

Pasal 90

Jika permohonan grasi terpidana mati ditolak dan pidana mati tidak dilaksanakan selama 10 (sepuluh) tahun bukan karena terpidana melarikan diri, pidana mati tersebut dapat diubah menjadi pidana seumur hidup dengan keputusan presiden.

ciricara.com-dukun santet

Metro TV

2. Memasukkan Pasal Santet

Pasal 293, Ayat 1

Setiap orang yang menyatakan dirinya mempunyai kekuatan gaib, atau memberikan bantuan jasa kepada orang lain bahwa karena perbuatannya dapat menimbulkan penyakit, kematian, penderitaan mental atau fisik seseorang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun.

3. Memasukkan Hukuman Perzinahan

Pasal 483

Ayat 1 Dipidana karena zina, dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun :
a. Laki-laki yang berada dalam ikatan perkawinan melakukan persetubuhan dengan perempuan yang bukan istrinya

b. Perempuan yang berada dalam ikatan perkawinan melakukan persetubuhan dengan laki-laki yang bukan suaminya

c. Laki-laki yang tidak dalam ikatan perkawinan melakukan persetubuhan dengan perempuan, padahal diketahui bahwa perempuan tersebut berada dalam ikatan perkawinan

d. Perempuan yang tidak dalam ikatan perkawinan melakukan persetubuhan dengan laki-laki, padahal diketahui bahwa laki-laki tersebut berada dalam ikatan perkawinan

e. Laki-laki dan perempuan yang masing-masing tidak terikat dalam perkawinan yang sah melakukan persetubuhan.

Pasal 485

Setiap orang yang melakukan hidup bersama sebagai suami-istri di luar perkawinan yang sah, dipidana pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun

ciricara.com-ruu kuhp

4. Mengatur Penyadapan

Pasal 300

Setiap orang yang secara melawan hukum dengan alat bantu teknis mendengar pembicaraan yang berlangsung di dalam atau di luar rumah, ruangan atau halaman tertutup, atau yang berlangsung melalui telepon padahal bukan menjadi peserta pembicaraan tersebut, dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun.

Pasal 301

Setiap orang yang secara melawan hukum memasang alat bantu teknis pada suatu tempat tertentu dengan tujuan agar dengan alat tersebut dapat mendengar atau merekam suatu pembica­raan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau pidana denda paling banyak Kategori II.

5. Menambah Hukuman Penghinaan kepada Presiden

Pasal 266

Setiap orang yang menyiarkan, mempertunjukkan, atau menempelkan tulisan atau gambar sehingga terlihat oleh umum, atau memperdengarkan rekaman sehingga terdengar oleh umum, yang berisi penghinaan terhadap Presiden atau Wakil Presiden dengan maksud agar isi penghinaan diketahui atau lebih diketahui umum, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun. (RN)

Comment di sini