Diusir Saat Pacaran, Mahasiswa UKI Bentrok dengan Warga

by
March 22nd, 2013 at 9:27 am

Ilustrasi BentrokanJakarta (CiriCara.com) – Bentrokan antara mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) dengan warga terjadi di area kampus, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (21/3/2013) kemarin. Mereka melakukan aksi saling serang dengan melempar botol dan molotov.

Menurut aktivis kampus, Christian Dior (26), bentrokan tersebut merupakan buntut dari salah paham yang terjadi pada Selasa (19/3/2013) lalu, sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, petugas keamanan kampus, Eko Setyawan menyuruh dua mahasiswa yang tengah berpacaran untuk pergi dari area kampus.

Petugas keamanan itu sempat mengeluarkan kata kasar kepada dua mahasiswa tersebut. Merasa kesal, dua mahasiswa itu pun melaporkan kejadian itu kepada rekannya, mahasiswa Fakultas Hukum UKI. Mereka kemudian mengeroyok petugas tersebut hingga mengalami luka lebam.

“Sampai situ sudah selesai,” ujar Christian seperti dikutip dari Kompas.com.

Namun pada Kamis (21/3/2013) kemarin, sejumlah mahasiswa kembali bertemu dengan petugas keamanan tersebut. Mereka kembali cekcok dan melakukan pemukulan. “Satpamnya lari ke arah kampungnya minta tolong,” kata Christian.

Warga kemudian menolong petugas keamanan itu. Warga merasa tidak terima ada tetangganya yang dipukuli oleh mahasiswa. Akhirnya warga dan mahasiswa pun terlibat aksi saling serang di akses Pintu III UKI.

Suasana di sekitar lokasi bentrok. Foto: Tribunnews.com

Lokasi bentrok mahasiswa UKI dengan warga. Foto: Tribunnews.com

“Mereka mahasiswa apa bukan, main pukul saja. Mana ngomongnya kasar, warga sini yang diam-diam pertamanya juga marah lah,” ujar Jufri (30), salah seorang warga setempat seperti dikutip dari Kompas.com, Jumat (22/3/2013).

Bentrokan tersebut mulai reda saat sejumlah polisi datang ke lokasi kejadian. Dua mahasiswa diketahui mengalami luka, Yakub luka di bagian kening kanan. Sementara Hotlen luka sabet senjata tajam di bahu kiri. Adapun petugas keamanan kampus, Eko Setyawan juga mengalami luka.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Mulyadi Kaharani mengaku sudah melakukan mediasi antara mahasiswa dengan tokoh masyarakat setempat. “Mudah-mudahan itu membuahkan hasil,” ujarnya.

Akibat kejadian ini, sejumlah kaca di gedung Fakultas Ekonomi UKI pecah karena terkena lemparan batu dan botol. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam bentrokan tersebut.

(YG)

Comment di sini