Tak Lagi Jadi Bupati, Aceng Fikri “Nyaleg” di Hanura

by
March 22nd, 2013 at 10:01 am

Garut (CiriCara.com) – Usai dimakzulkan dan tidak lagi menjabat sebagai Bupati Garut, Aceng Fikri ternyata punya gebrakan baru di bidang politik.

Rakyat Merdeka Online

Rakyat Merdeka Online

Ia kini resmi mendaftar sebagai calon legislatif (Caleg) dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) untuk bertarung di ajang Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif 2014 nanti.

Wiranto sebagai Ketua Umum Partai Hanura, menyatakan bahwa ia siap menerima dengan terbuka Aceng Fikri sebagai salah satu kadernya walaupun Aceng pernah terbelit masalah terkait pernikahan sirinya.

“Hanura terbuka, siapa saja boleh mendaftar,” kata Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, di kantor DPP Partai Hanura, Jakarta, seperti dilansir dari Kantor Berita Antara oleh Merdeka.com, Kamis, 21 Maret 2o13.

Meski menerima pencalegan Aceng Fikri, namun Wiranto menolak tuduhan adanya praktik jual beli posisi dalam partai. Wiranto mengatakan bahwa pencalegan tersebut adalah komitmen Partai Hanura. Sebagai Ketua Umum, Wiranto berharap Hanura bisa menciptakan komitmen tersebut dan memunculkan kekuatan baru.

“Bukan karena transaksi uang, tetapi transaksi komitmen. Komitmennya adalah Hanura merupakan terminal terakhir untuk mengabdi kepada rakyat,” kata Wiranto lagi.

Aceng Fikri menjadi terkenal setelah ia menikah kilat dengan seorang wanita muda berumur 18 tahunFani Oktora. Fani dijanjikan akan diberangkatkan umroh bila ia mau menikah dengan Aceng.

Namun, baru empat hari menikah dengan Fani, Aceng menceraikan wanita muda tersebut dengan alasan bahwa ia sudah tidak lagi perawan. Talak perceraian pun hanya dilakukan lewat SMS.

Sejak kasus ini diangkat oleh media, berbagai keburukan Aceng Fikri, sang Bupati Garut terungkap. Sejumlah aktivis di Garut menyatakan bahwa pria ini juga tersandung tujuh kasus dugaan korupsi dan pemerasan terhadap salah satu kandidat calon Wakil Bupati Garut.

Tidak hanya soal kasus korupsi dan pemerasan, Aceng Fikri juga dikabarkan pernah menikahi wanita muda lainnya sebelum Fani Oktora bernama Shinta Larasati, dan menceraikannya dua bulan kemudian lewat BlackBerry Messenger (BBM).

Karena kasus tersebut, Aceng Fikri dimakzulkan dari jabatannya sebagai Bupati Garut. Saat kasus Aceng tengah menjadi sorotan media, Partai Hanura termasuk partai yang mendukung pemberhentian Bupati karena dinilai tidak pantas menjadi pedoman masyarakat serta telah melanggar undang-undang serta etika yang berlaku.

Namun kini, partai tersebut berbalik menerima Aceng Fikri sebagai salah satu kadernya. (RN)

Comment di sini