Penyebab Matinya Jaringan Internet Smartfren

by
March 26th, 2013 at 2:42 pm

ciricara.com-smartfrenJakarta (CiriCara.com) – Bagi para pengguna layanan internet dari operator seluler CDMA, Smartfren, pasti dalam beberapa hari ini mengalami permasalahan yang sama: internet mati. Sebenarnya apa yang terjadi dengan operator CDMA ini?

Ribuan pelanggan yang menggunakan layanan internet Smartfren mengeluhkan tidak adanya respon dari operator CDMA tersebut. Keluhan dan kritikan terhadap operator dengan jargon ‘I Hate Slow’ ini bermunculan di jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter.

Akibatnya, Menteri Komunkikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring harus turun tangan secara langsung menanyakan penyebab matinya jaringan internet operator tersebut.

Setelah desakan dari pengguna internet Indonesia lewat Twitter, Tifatul mengumumkan kepada publik bahwa kabel optik operator Smartfren memang putus akibat terkena jangkar kapal dan tertimbun longsor.

Menurut Menkominfo berdasarkan keterangan dari pihak Smartfren, kabel bawah laut yang terputus itu terletak di antara Pulau Bangka dan Batam.

Lewat akun Twitter pribadinya @tifsembiring, Tifatul turut meneruskan informasi yang didapatnya dari Smartfren:

15 Maret: Jar. utama internet Smartfren submarine putus antara Bangka – Batam, kena jangkar kpl. Internet dpt hnya 60%

16/3 : Jaringan backup inland Sumatra putus di Palembang, krn tanah longsor. Internet dapat dilayani dg jalur proteksi kapasitas 30%

17/3 : jalur proteksi juga mengalami cut di area Sumatera Selatan, layanan internet hanya bisa dilayani 10% kapasitas.

18/3 : jaringan tambahan dari pihak-3 (Matrix submarine) beroperasi, kapasitas jaringan internet menjadi 50%

23/3 : jaringan Matrix Submarine mengalami cut. Layanan internet kembali hanya 10%

26/3 : hari ini diharapkan restorasi jaringan selesai, dan tambahan kapasitasi. Diharapkan layanan internet bisa mencapai 80% kapasitas

Demikian tweeps budiman, selanjutnya anda bebas memilih operator dari pengalaman2 pelayanan yg anda dapatkan. Tksh.

Seperti dilansir dari Detik.com, dengan 11,5 juta pelanggan di Indonesia, Smartfren menyebut dirinya sebagai operator dengan jaringan mobile broadband terluas di Indonesia. Rencananya, operator yang menggunakan ‘Kwik’ sebagai ikonnya ini akan menambah 1.500-2.000 BTS pada tahun 2013-2014 di Pulau Jawa dan Sumatera.

Tentunya dengan jumlah BTS yang semakin banyak, jaringan Smartfren akan memiliki kinerja yang lebih baik dan memberi layanan optimal pada para pelanggannya. (RN)

Comment di sini