Srikandi Hanura Tolak Aceng Fikri Gabung ke Partai

by
March 26th, 2013 at 11:32 am

Jakarta (CiriCara.com) - Aceng Fikri, mantan Bupati Garut yang dipecat dari jabatannya karena kasus pernikahan kilatnya dengan remaja belasan tahun ternyata ingin kembali bergabung dengan partai politik.

Dengan menggunakan ‘kendaraan’ Partai Hanura, Aceng Fikri memantapkan langkahnya terjun kembali di dalam ranah perpolitikan.

Detik

Detik

Walau dengan sepenuh hati ingin bergabung dengan Partai Hanura, namun ternyata tidak semua anggota partai dapat menerima kehadiran Aceng Fikri. Para wanita simpatisan partai yang tergabung dalam ‘Srikandi Hanura’ menolak dirinya untuk bergabung dengan Partai Hanura.

Tentu saja, Aceng tidak tinggal diam dengan penolakan ini. Aceng berdalih bahwa sebagai seorang warga negara, ia berhak bergabung dengan partai manapun.

“Apa dasar penolakannya, saya sebagai warga negara berhak bergabung dengan partai manapun,” kata Aceng kepada Merdeka.com, pada hari Senin, 25 Maret 2013.

Aceng mengaku sangat terkejut dengan aksi penolakan yang dilakukan oleh Srikandi Hanura tersebut karena Wiranto selaku Ketua Umum Partai Hanura sudah menyatakan mau membuka kesempatan untuk menerimanya sebagai kader.

Mantan Bupati Garut yang pernah menikahi Fani Oktora ini heran dengan anggapan para Srikandi Hanura yang menilai dirinya sudah melecehkan kaum perempuan. Menanggapi tuduhan itu, Aceng berharap ada fakta pembuktian dari pihak terkait bahwa dirinya sudah melakukan pelecehan terhadap wanita.

Aceng beralasan bahwa pernikahannya dengan wanita secara siri bukanlah sebuah pelecehan walaupun pernikahan itu hanya berlangsung secara kilat. Baginya, lama tidaknya sebuah pernikahan merupakan takdir.

Kenapa Aceng Fikri memilih untuk bergabung dengan Partai Hanura?

Menurut pria yang sudah beristri ini, ia ingin bergabung dengan partai di bawah pimpinan Wiranto karena ingin mengabdikan diri kepada masyarakat.

“Belum tentu saya menjadi calon legislatif atau bisa jadi hanya sebagai anggota partai saja, yang jelas saya ingin bergabung dengan partai,” ujar Aceng lagi.

Aceng Fikri menjadi sebuah sensasi nasional setelah ia menikah kilat dengan seorang wanita muda berumur 18 tahunFani Oktora. Fani dijanjikan akan diberangkatkan umroh bila ia mau menikah dengan Aceng.

Namun, baru empat hari menikah dengan Fani, Aceng menceraikan wanita muda tersebut dengan alasan bahwa ia sudah tidak lagi perawan. Talak perceraian pun hanya dilakukan lewat SMS.

Aceng yang merupakan Bupati Garut saat kasus ini terungkap, langsung mendapat kecaman dan hujatan dari berbagai pihak. Tindakan Aceng dinilai tidak bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat Garut yang dipimpinnya. (RN)

Comment di sini