Uniknya Janin Hiu Berkepala Dua

by
March 26th, 2013 at 3:29 pm

CiriCara.com – Salah seorang nelayan di Florida menangkap seekor hiu banteng (bull shark) dengan jalanya. Uniknya, salah satu janin/fetus hidup dari hiu yang sedang mengandung itu, memiliki 2 kepala.

Journal of Fish Biology / C. M. Wagner et al

Journal of Fish Biology / C. M. Wagner et al

Merasa bahwa apa yang ditemukannya itu sangat langka dan unik, maka si nelayan membawa janin hiu itu ke para ilmuwan yang kemudian menelitinya dan diumumkan hasilnya pada Jurnal Biologi Ikan (Journal of Fish Biology) pada 25 Maret 2013 kemarin.

Seperti yang diungkapkan oleh Michael Wagner, peneliti dari Universitas Michigan, temuan nelayan tersebut terbilang sangat langka, dan baru pertama kali kasus seperti itu terjadi pada hiu banteng.

Menurutnya, secara teknis peristiwa yang dialami oleh janin hiu tersebut disebut “Axial Bifurcation”, yang artinya kelainan bentuk akibat embrio yang awalnya mau membelah 2 menjadi organisme yang terpisah alias kembar, tetapi proses pembelahan itu tidak berjalan sempurna, maka terjadilah kelainan bentuk seperti itu.

Journal of Fish Biology / C. M. Wagner et al

Journal of Fish Biology / C. M. Wagner et al

Michael menambahkan bahwa embrio itu baru setengah jalan membelah supaya menjadi kembar, tapi kemudian embrio itu sendiri berhenti melakukan proses pembelahan tersebut. Sehingga baru sampai kepala dan setengah bagian dari badannya yang terlihat ada dua.

Melihat kondisi janin hiu banteng itu, Michael pesimis kalau mutasi hewan langka itu mampu bertahan hidup lama di alam liar, sedangkan untuk ukuran hiu banteng, pada usia 10 tahun-lah mereka baru dikategorikan sebagai hiu dewasa.

Alasan yang diberikan Michael untuk menopang pendapatnya itu ialah, kelainan bentuk yang dimiliki hiu tersebut tentu akan menghambat gerak, dan sistem kehidupannya sebagai hewan predator.

Sudah dapat dipastikan kalau dengan bentuk tubuh seperti itu, anak hiu banteng itu tidak dapat berenang dengan cepat seperti hiu pada umumnya. Sedangkan, sebagai ikan predator dia harus gesit memburu ikan mangsa yang berenang cepat untuk kabur.

Alasan lainnya, ialah bentuk tubuh yang tidak proporsional itu akan mengakibatkan ketidakseimbangan perkembangan, di mana kepala dan otaknya akan berkembang lebih cepat sehingga bertumbuh semakin besar, sedangkan pertumbuhan tubuhnya terhambat dan menjadi kecil. Kepala yang besar dan tubuh yang kecil tentu tidak bisa membuat hiu tersebut hidup lama di alam liar.

(yk)

Live Science

Comment di sini