8 Tradisi Paskah Terunik di Dunia

by
March 27th, 2013 at 4:37 pm

CiriCara.com – Pada akhir bulan Maret 2013 ini, umat Nasrani di seluruh dunia akan merayakan Hari Paskah, yakni hari peringatan Kebangkitan Tuhan Yesus Kristus. Paskah selalu diidentikan dengan telur, baik itu menghias telur ataupun lomba mencari telur.

Tetapi, tahukah kamu kalau di masing-masing negara di dunia, memiliki tradisi merayakan paskah yang berbeda-beda, bahkan adapula tradisi merayakan Paskah yang unik?

Dan berikut ini adalah beberapa daftar tradisi Paskah terunik di dunia.

1. Perang roket

Perang kembang api

Tradisi perang roket untuk mewarnai perayaan Paskah selalu dilakukan oleh penduduk Vrontados, sebuah desa yang berada di kepulauan Chios, Yunani. Kabarnya, tradisi ini bermula di mana pelaut Yunani bertemu dengan orang-orang China, dan mereka mengajarkan pelaut Yunani itu cara untuk membuat kembang api. Kemudian, tepat pada hari Paskah di zaman itu, pelaut Yunani kembali ke kepulauan Chios dan menunjukkan cara membuat dan bermain kembang api, maka terjadilah tradisi tersebut.

2. Kamis Maundy

Maundy Thursday

Tradisi ini selalu dilakukan pada malam sebelum Jumat Agung (hari kematian Tuhan Yesus Kristus). Umumnya, tradisi ini memang selalu dilakukan oleh warga Eropa kebanyakan meski dengan cara yang berbeda. Kalau di Jerman, Kamis Maundy (Maundy Thursday) dilakukan dengan makan bayam dan jenis sayuran hijau lainnya, untuk mengingat momen perjamuan terakhir yang diadakan oleh Tuhan Yesus pada waktu itu.

Sedangkan di Inggris, mereka merayakan Maundy Thursday di mana para pejabat pemerintahan mencuci kaki orang-orang miskin, tetapi hanya orang-orang miskin yang terpilih yang bisa mengambil bagian dalam tradisi tersebut.

3. Penyaliban diri

Penyaliban diri sendiri

Umat Katolik di Filipina melakukan tradisi penyaliban diri sendiri untuk sambut paskah. Gereja Katolik Roma sudah mencoba menghentikan tradisi ini, tapi sayang usaha mereka tidak membuahkan hasil yang signifikan. Kabarnya, awal mula tradisi ini disebabkan salah mengartikan peristiwa penyaliban Yesus Kristus.

4. Membakar Yudas

Burning Judas

Di beberapa komunitas Katolik di negara Yunani, Spanyol, Portugal, dan Meksiko, mereka memiliki tradisi membakar Yudas untuk merayakan Paskah. Yudas yang dibakar pada tradisi tersebut ialah patung yang dibuat menyerupai murid Tuhan Yesus yang berkhianat pada zaman itu. Beberapa hari sebelum Paskah, patung Yudas itu disidang terlebih dahulu dengan sidang palsu, kemudian tepat pada hari Paskah-nya baru benar-benar dibakar.

5. Pohon Paskah

Pohon Paskah

Kabarnya, tradisi ini dimulai lebih dari 40 tahun yang lalu oleh sebuah keluarga, yakni keluarga Kraft dari Saalfeld, Jerman. Mereka mulai meletakkan telur Paskah plastik di sebuah pohon di pekarangan rumahnya. Kemudian, kebiasaan unik itu terus berkembang. Dari awalnya yang hanya menggunakan telur plastik, lambat laun menggunakan cangkang telur sungguhan yang sudah dihias, dan kebiasaan keluarga itupun dirasakan oleh tetangga sekitarnya.

6. Mencambuk istri

Pomlazka

Ketika membaca poin nomor 6 ini, jangan salah sangka dulu. Tradisi mencambuk istri ini tidak dalam pengertian yang sebenarnya. Di Republik Ceko, selama minggu Paskah, para pria diperbolehkan mencambuk istrinya ataupun wanita yang ditaksirnya dengan sebuah cambuk kecil yang terbuat dari kepangan pita yang ditempelkan pada batang kayu kecil. Cambuk tersebut diberi nama Pomlazka. Arti kata “Pomlazka” itu sendiri ialah membuat muda. Jadi, diyakini bahwa setiap wanita yang terkena pukulan dari cambuk unik tersebut akan dilimpahkan kesehatan dan kebahagiaan selama tahun mendatang.

7. Trick or Treat

Trick or Treat

Istilah “Trick or Treat” ini memang umumnya dipakai oleh anak-anak di dunia saat merayakan Halloween. Akan tetapi, di Swedia banyak anak-anak yang melakukan “Trick or Treat” di hari Paskah. Hal tersebut disebabkan perayaan Paskah selalu jatuh pada hari yang berdekatan dengan tradisi Swedia, yakni Walpurgis Night, sebuah perayaan yang mirip dengan Halloween.

8. Lonceng terbang

Lonceng terbang

Di beberapa negara seperti Prancis, Belanda, dan Belgia, para warganya percaya kalau lonceng-lonceng di beberapa gereja terbang ke Roma selama beberapa hari dan hanya akan kembali pada hari Paskah dengan membawa telur Paskah yang sudah dihias dan cokelat kelinci. Munculnya tradisi dan pemahaman tersebut dikarenakan lonceng gereja tidak akan berbunyi pada Jumat Agung karena menghormati momen penyaliban Tuhan Yesus, dan baru akan berbunyi lagi pada hari Paskah-nya.

Itulah kedelapan tradisi Paskah unik beserta dengan pemahaman yang mendasari munculnya tradisi tersebut.

(yk)

Comment di sini