CiriCara: Cara Online Melaporkan SPT PPh Tahunan

by
March 27th, 2013 at 2:10 pm

SPT tahunanCiriCara.com – Perkembangan teknologi kian memudahkan segala urusan masyarakat, termasuk urusan membayar pajak. Saat ini, Anda tak usah repot-repot lagi datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Dropbox untuk melakukan pembayaran pajak.

Anda sudah bisa langsung melaporkan SPT PPh tahunan melalui online saja. Cara ini memudahkan wajib pajak untuk melaporkan pajaknya yaitu dengan e-Filing yang bisa Anda akses melalui situs resmi Direktorat Jenderal Pajak, www.pajak.go.id. Prosedur dan tahapan yang harus Anda lalu jika ingin melaporkan melalui online sangatlah mudah.

Berikut prosedur dan tahapan yang harus Anda lakukan sebelum bisa melaporkan SPT tanunan melalui e-Filing Direktorat Jenderal Pajak:

1. Mengajukan permohonan e-FIN

Pertama, Anda harus mengajukan permohonan e-FIN terlebih dahulu. E-FIN (Electronic Filing Identification Number) merupakan nomor identitas wajib pajak yang mengajukan permohonan untuk melaksanakan e-Filing. Permohonan e-FIN bisa Anda lakukan secara online dengan mengisi NPWP dan tanggal terdaftar di menu registrasi e-FIN.

permohonan e-FIN

Jika Anda sudah mengisi data tersebut, maka nantinya Kantor Pelayanan Pajak akan mengirimkan surat berisikan e-FIN ke alamat yang terdaftar di NPWP Anda. Untuk itu, pastikan alamat Anda tidak berubah jika meninginkan e-FIN sampai cepat di tangan Anda.

2. Mendaftarkan diri sebagai pengguna e-Filing

Untuk bisa menggunakan layanan e-Filing otomatis, Anda harus mendaftarkan kepesertaan. Caranya, Anda bisa membuka menu pendaftaran e-Filing di situs resmi Direktorat Jenderal Pajak. Nantinya akan muncul tampilan gambar seperti di bawah ini:

mendaftarkan diri

Setelah muncul tampilan seperti itu, Anda bisa memasukkan nomor ponsel dan email yang benar karena akan sangat berguna untuk aktivasi ataupun jika Anda lupa password nantinya. Anda diwajibkan untuk melakukan registrasi melalui situs e-Filing paling lama 30 hari kalender sejak diterbitkannya e-FIN.

Jika tidak menggunakan e-FIN tersebut sesuai jangka waktu yang ditentukan, maka akan kadaluwarsa sehingga Anda harus mengulangi proses tersebut dari tahap pertama lagi. Jika semuanya sudah terisi, maka klik tombol submit. Cek emali yang sudah didaftarkan untuk mengaktivasi akun e-Filing.

3. Menyampaikan SPT tahunan melalui e-Filing

Anda bisa menyampaikan SPT tahunan melalui e-Filing. Caranya log in ke akun e-Filing, lalu akan mucul tampilan seperti gambar berikut ini:

log in

Setelah selesai, Anda akan dialihkan ke menu utama e-Filing, di mana Anda bisa merekan SPT yang akan dilaporkan dan mengirim laporan SPT itu secara online.

perekaman

Pilih jenis SPT yang akan Anda laporkan untuk memulai perekaman. SPT ada dua jenis, SPT tahunan OP formulir 1770S dan SPT tahunan OP formulir 1770SS. Lalu, masukkan data PPh Anda sesuai dengan yang ada di form 1721 (A1 atau A2). Setelah selesai, klik simpan. Kemudian klik tombol “Submit SPT” dan kirim SPT yang sudah direkam sebelumnya.

4. Menyimpan arsip dengan baik

Untuk pelaporan melalui e-Filing ini form 1721 (A1 atau A2) dan bukti potong lainnya tidak ikut disertakan secara fisik. Untuk itu, form tersebut harus Anda simpan baik-baik.

Itulah cara online melaporkan SPT PPh tahunan. Dengan begitu, Anda bisa jadi lebih mudah untuk melaporkan SPT PPh tahunan. Pastikan data yang Anda gunakan adalah data yang akurat karena e-FIN akan dikirimkan ke alamat yang Anda berikan pada Direktorat Jenderal Pajak.

Mengenai jenis SPT, berikut penjelasannya:

1. SPT tahunan OP formulir 1770S

Bagi wajib pajak yang memiliki penghasilan dari satu atau lebih pemberi kerja; dari dalam negeri lainnya; dan/atau yang dikenakan Pajak Penghasilan final dan/atau bersifat final.

2. SPT tahunan OP formulir 1770SS

Bagi wajib pajak yang memiliki penghasilan hanya dari satu pemberi kerja dengan jumlah penghasilan bruto dari pekerjaan tidak lebih dari Rp. 60.000.000 setahun dan tidak memiliki penghasilan lain kecuali penghasilan berupa bunga bank dan/atau bunga koperasi.

(NR)

Comment di sini