Eyang Subur Cari Perlindungan ke Mabes Polri

by
March 27th, 2013 at 3:41 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Kontroversi Eyang Subur masih berlanjut. Kali ini, giliran sang Eyang, mantan guru spiritual Adi Bing Slamet yang melaporkan Adi ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri).

Kompas

Kompas

Kabar pembuatan laporan ini telah memperkuat dugaan bahwa Eyang Subur tampak sudah mulai bereaksi terhadap serangan-serangan yang dilancarkan oleh Adi Bing Slamet pada dirinya. Ramdan Alamsyah selaku pengacara Eyang Subur mengaku siap untuk melapor ke Mabes Polri dalam rangka meminta perlindungan hukum.

Laporan ini dibuat karena Adi telah mengancam akan mendatangi Eyang Subur bersama dengan ormas Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) apabila Eyang Subur tidak mau menunjukan diri ke publik. Dengan ancaman seperti itu, Ramdan merasa khawatir.

“Kita laporkan ke Mabes Polri minta perlindungan hukum. Kalau bentrok (antara ormas Banten dengan masyarakat) siapa yang mau tanggung jawab coba? Siang ini rencananya kita lapor,” kata Ramdan, Rabu, 27 Maret 2013 seperti dikutip oleh Detik.com.

Menurut Ramdan, tuntutan Adi terhadap pihaknya yang memaksa Subur untuk muncul ke media dirasa tidak masuk akal karena merupakan sebuah provokasi antara ormas dengan masyarakat. Ramdan menganggap permintaan Adi yang meminta Eyang Subur muncul di permukaan terlalu konyol.

Adi Bing Slamet dalam acara jumpa pers yang diadakan pada hari Senin, 25 Maret 2013 lalu sempat mengultimatum Eyang Subur untuk muncul ke media dengan batas waktu 3×24 jam jika sang Eyang tidak ingin pihak Adi mendatanginya secara langsung.

“Kita akan kasih tempo buat Eyang Subur 3 x 24 jam. Kalau tetep nggak mau nongol atau nggak mau diwawancarain sama media, si Subur ini nanti dari BPPKB ini akan bersilahturahmi ke rumah dia,” kata Adi waktu itu seperti dikutip oleh sumber yang sama.

Sementar dari pihak Ramdan dengan kukuh menjelaskan bahwa Eyang Subur tidak ingin muncul ke media karena tidak mau wajahnya dipublikasi. (RN)

Comment di sini