Eyang Subur Dituntut Para Mantan Pengikutnya

by
March 27th, 2013 at 2:13 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Dalam gugatan melawan Eyang Subur, pernyataan Adi Bing Slamet diperkuat oleh keterangan beberapa saksi tentang aturan ajaran sesat dan perlakuan yang merugikan dari Eyang Subur.

Kapanlagi

Kapanlagi

Adi beserta mantan pengikut Eyang Subur perlahan-lahan mulai membuka semua pengaruh buruk yang mereka rasakan.

“Saya di sini bersama teman-teman yang punya pengalaman yang sangat pahit. Kita dibikin sesat sesesat-sesatnya,” kata Adi, saat ditemui di daerah Cilandak, Jakarta Selatan, Senin, 25 Maret 2013 kepada Tempo.co.

Adi mengatakan bahwa ia dipaksa tunduk oleh Eyang Subur lewat ilmu guna-guna. Sama seperti Adi, mantan pengikut Eyang Subur yang lain, Arya Wiguna mengaku kehidupannya hancur setelah bertemu dengan Eyang Subur.

Menurut Adi, Arya sempat menjadi gila, berusaha gantung diri, dan jatuh dari ketinggian. Arya juga mengalami masalah ekonomi dan kehancuran rumah tangga karena Eyang Subur.

Arya juga mengatakan bahwa keponakannya yang bernama Ani telah dijadikan istri keenam bagi Eyang Subur. Sejak menjadi istri dari Eyang Subur, Ani tidak boleh membawa apa-apa kecuali pakaian yang ia kenakan di badan saat mengunjungi keluarga.

Korban lainnya adalah Ibu Subangun atau Thenzera Said. Ibu ini diperintahkan untuk mengikuti kehendak Eyang Subur. Ia juga diperintahkan untuk menyerahkan sepertiga dari honor yang ia punya. Jika tidak dilakukan Eyang Subur akan menyumpahi para pengikutnya itu.

Selain Arya dan Ibu Subangun, ada korban lainnya bernama Nova Oktora yang pernah ditawari untuk menjadi istri ketujuh dan kedelapan sebanyak tiga kali. Tentu saja, Nova menolak lamaran Eyang Subur.

Menurut Adi, semua pernyataan Eyang Subur telah merugikannya dan korban lain secara mistik dan material. Oleh karenanya, Adi akan melaporkan Eyang Subur lewat jalur hukum. Ia juga berencana mengadukan Eyang Subur yang dinilai telah mengajarkan ajaran sesat bagi pengikutnya kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI). (RN)

Comment di sini